Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ditanya soal Singaraja Kota Pendidikan. Begini Penjelasan Nyoman Sutjidra

Eka Prasetya • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 20:23 WIB
Suasana diskusi ilmiah yang digelar BEM Unipas dengan mengundang paslon Pilkada Buleleng. Sutjidra-Supriatna yang berdiskusi tentang pertanian, mencita-citakan adanya teknologi pasca panen.
Suasana diskusi ilmiah yang digelar BEM Unipas dengan mengundang paslon Pilkada Buleleng. Sutjidra-Supriatna yang berdiskusi tentang pertanian, mencita-citakan adanya teknologi pasca panen.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pasangan calon Bupati Buleleng dan calon Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna alias Joss 24 mengikuti sesi uji publik di Undiksha Singaraja.

Sesi uji publik kontestan Pilkada Buleleng itu diselenggarakan oleh Republik Mahasiswa Undiksha, di Gedung Seminar Umum (GSU) Undiksha, pada Sabtu (19/10/2024) siang.

Dalam sesi uji publik tersebut, pasangan tersebut menegaskan komitmen mereka terhadap pengembangan Singaraja sebagai Kota Pendidikan.

Sutjidra mengklaim untuk mewujudkan Singaraja sebagai Kota Pendidikan, harus diawali dengan penyusunan peraturan daerah.

“Kami akan segera membuat peraturan daerah (perda) yang mendasari langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Setelah itu, baru kita berbicara tentang peraturan bupati,” ungkap Sutjidra. 

Menurutnya, mewujudkan Kota Pendidikan bukan hanya bicara tentang akses pendidikan. Tapi juga soal akses penunjang lainnya.

Sebut saja fasilitas rekreasi yang murah bagi mahasiswa. Termasuk ruang terbuka hijau yang difasilitasi internet. “Supaya dapat mendukung proses belajar yang lebih baik,” katanya.

Selain itu, ia berjanji memperbanyak jumlah bus sekolah dan layanan angkutan umum gratis. 

“Saat ini, kami sudah memiliki beberapa bus sekolah, tetapi itu belum cukup. Kami berencana untuk menambah armada agar semua kantong siswa dan mahasiswa di Buleleng dapat terjangkau,” ujarnya. 

Di sisi lain, Sutjidra menyadari bahwa mahasiswa di Undiksha memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Buleleng. Apalagi jumlah mahasiswa mencapai 18 ribu orang. 

“Dengan 18 ribu mahasiswa, potensi ekonomi yang bisa digerakkan sangat besar. Kami perlu mendukung keberadaan rumah kost yang memadai, sehingga mahasiswa merasa nyaman dan betah tinggal di Buleleng. Mereka juga akan berkontribusi pada ekonomi lokal melalui konsumsi di warung, laundry, dan bahkan membuka bisnis kecil-kecilan,” jelasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Gede Supriatna #kota pendidikan #JOSS24 #Nyoman Sutjidra #pendidikan #uji publik #Pilkada Buleleng #buleleng #Singaraja