SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ratusan pemuda Buleleng mencecar calon Gubernur Bali nomor urut 2, Wayan Koster dengan berbagai pertanyaan.
Para pemuda itu sengaja datang untuk menghadiri acara bertajuk SIKAT yang notabene singkatan dari Diskusi Memikat yang diselenggarakan di kawasan Pantai Penimbangan Singaraja, Minggu (17/11/2024) sore.
Salah satu hal yang mencuat adalah koleksi lontar di Gedong Kirtya. Sejumlah koleksi lontar di Gedong Kirtya diyakini masih tersimpan di tempat lain.
Lontar-lontar itu diyakini ada yang tersimpan di di Universitas Leiden, Belanda.
Dampaknya, Museum Gedong Kirtya sebagai museum lontar tertua, justru kalah saing dengan Pusdok Dinas Kebudayaan Bali. Padahal Gedong Kirtya semestinya menjadi pusat kajian lontar di Bali.
”Saya kepikiran Gedong Kirtya, karena dari sejarah sangat bagus. Tapi pengembangannya harus lebih bagus, dengan optimalkan lahan yang ada di sana. Kawasan di sana (Gedong Kirtya sekaligus Dinas Kebudayaan) dijadikan museum,” ujar Koster.
Menurut Koster, pengembangan Gedong Kirtya harus didesain sesuai dengan passion. Sehingga penataan sesuai dengan spirit pelestarian lontar, namun juga terselip penataan dengan konsep yang lebih modern.
Apabila terpilih lagi, Koster berjanji membuat manajemen penyelamatan naskah, sebagai bentuk langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran di museum tersebut.
”Untuk itu perlu gedung baru yang lebih representatif, indah, kapasitas besar, dengan tambahan teknologi, sekaligus jadi objek yang dikunjungi. Termasuk juga naskah-naskah yang ada di luaran, milik Gedong Kirtya, harus dikembalikan lagi,” imbuhnya.
Koster berkeyakinan dirinya bisa memperjuangkan proses repatriasi terhadap naskah-naskah lontar yang tersimpan di luar negeri.
”Walau nanti rumit, tapi bisa dipotong gubernur, bisa langsung. Kalau sudah ada tempatnya,” demikian Koster. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya