Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bawaslu Buleleng Gandeng SMAN Bali Mandara, Dorong Generasi Muda Jadi Pengawas Demokrasi

Eka Prasetya • Sabtu, 20 September 2025 | 14:24 WIB

 

KERJASAMA: Ketua Bawaslu Buleleng, Kadek Carna Wirata (dua dari kiri) menandatangani MoU pengawasan partisipatif dengan melibatkan siswa di sekolah tersebut.
KERJASAMA: Ketua Bawaslu Buleleng, Kadek Carna Wirata (dua dari kiri) menandatangani MoU pengawasan partisipatif dengan melibatkan siswa di sekolah tersebut.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buleleng terus memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan generasi muda. 

Terbaru, Bawaslu menjalin kerja sama dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Bali Mandara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Jumat (19/9/2025).

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata mengatakan, Bawaslu akan terus kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk mengedukasi pemilih pemula. 

Buleleng yang merupakan kabupaten terluas di Bali, membuat pengawasan tidak bisa hanya bergantung pada jumlah pengawas resmi.

“Kami menyadari keterbatasan jumlah pengawas di tiap tingkatan, sementara wilayah Buleleng sangat luas. Karena itu, pengawasan partisipatif menjadi solusi yang efektif untuk memastikan Pemilu berjalan sesuai aturan,” jelas Carna.

Ia menambahkan, meski saat ini bukan masa tahapan Pemilu, Bawaslu Buleleng tetap aktif membuka ruang-ruang edukasi. 

Pihaknya sengaja menggencarkan upaya sosialisasi di sekolah. Alasannya, Bawaslu ingin menanamkan pemahaman tentang demokrasi sejak dini, agar pemilih pemula siap menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

“Pemilih pemula adalah generasi muda yang akan pertama kali memilih pada Pemilu berikutnya. Kami ingin memastikan mereka memahami betul peran pentingnya dalam menjaga demokrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN Bali Mandara, Ni Made Sri Narawati menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menekankan bahwa pendidikan demokrasi bisa dimulai dari lingkungan sekolah.

“Di sekolah pun kita belajar demokrasi, misalnya saat memilih pengurus OSIS atau ketua kelas. Itu bagian kecil dari praktik berdemokrasi yang harus kita pahami bersama,” ungkapnya.

Lewat MoU tersebut , Bawaslu Buleleng berharap lahir generasi pengawas partisipatif yang kritis, berani, dan peduli pada demokrasi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bawaslu #osis #mou #pemilih pemula #Bali Mandara #SMAN #demokrasi #badan pengawas pemilu #pengawasan partisipatif #kerja sama #pendidikan #pemilu #Ketua Kelas #buleleng