Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sempat Ditanami Pohon Pepaya, Pemkab Buleleng Akhirnya Siapkan Anggaran Perbaikan di Jalan Raya Lemukih

Eka Prasetya • Senin, 20 April 2026 | 06:49 WIB
DITANAMI PEPAYA: Kondisi ruas Jalan Raya Lemukih yang ditanami pepaya oleh warga. (Radar Buleleng)
DITANAMI PEPAYA: Kondisi ruas Jalan Raya Lemukih yang ditanami pepaya oleh warga. (Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Aksi warga Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, yang sempat menanam pohon pepaya di tengah jalan rusak akhirnya membuahkan hasil. 

Setelah lama dikeluhkan, ruas jalan kabupaten yang hancur parah itu kini dipastikan akan segera diperbaiki oleh pemerintah.

Pemkab Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PU-Perkim) menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari APBD 2026 untuk memperbaiki jalan sepanjang sekitar 2 kilometer di wilayah tersebut. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap persiapan tender.

Kepala Dinas PU-Perkim Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, mengatakan proses perbaikan tinggal menunggu pelaksanaan tender.

"Estimasi anggarannya Rp 5 miliar dari APBD Buleleng, panjang jalan diperbaiki sekitar 2 kilometer. Saat ini kami sedang persiapan tahap tender," ungkapnya.

Ia mengakui, kondisi jalan poros Lemukih memang mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik. Faktor pemicunya adalah kondisi geografis yang terbilang ekstrem.

"Hasil monitoring tim PU Buleleng, sejumlah titik memang alami rusak berat. Topografi Desa Lemukih itu kan kawasan perbukitan, curah hujan tidak menentu, jadi cuacanya cukup lembab hingga rentan aspal lebih cepat alami kerusakan," jelasnya.

Sebelumnya, warga setempat sempat melakukan aksi protes dengan cara tak biasa, yakni menanam pohon pepaya di tengah jalan berlubang. 

Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan atas kondisi jalan yang rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Padahal akses jalan tersebut menjadi poros utama perekonomian warga. Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Sawan hingga Kubutambahan, menggunakan ruas tersebut sebagai jalur utama menuju Denpasar.

Selain itu, jalan tersebut juga menjadi akses menuju objek wisata Air Terjun Lemukih dan Air Terjun Sekumpul. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#jalan rusak #lemukih #jalan #buleleng #aspal