Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. Kecelakaan Adu Jangkrik di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan, Pengendara Tewas

Francelino Junior • Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:46 WIB
RINGSEK: Salah satu sepeda motor yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan, pada Jumat (22/5/2026). Akibat peristiwa tersebut, seorang pengendara meninggal. (Polres Buleleng)
RINGSEK: Salah satu sepeda motor yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan, pada Jumat (22/5/2026). Akibat peristiwa tersebut, seorang pengendara meninggal. (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan  Raya Singaraja-Kubutambahan tepatnya di KM 8 yang masuk wilayah Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kecelakaan itu terjadi pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.20 WITA. Insiden adu jangkrik dua sepeda motor mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius.

Korban meninggal diketahui bernama Wayan Yuni Sumantri, 26, warga Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu. Ia merupakan penumpang sepeda motor Honda Scoopy DK 5175 UBO.

Sementara pengendara Honda Scoopy, Gede Siwananda, 28, warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, mengalami luka cukup serius dan sempat dirawat di RSUD Giri Emas sebelum dirujuk ke RSUD Buleleng di Singaraja. 

Korban mengalami robek pada kepala bagian kiri, memar pada mata kanan dan kiri, kuku jari kiri terlepas, bengkak pada lutut kiri, lecet pada lutut kanan, serta keluar darah dari telinga.

Sedangkan pengendara Suzuki Satria DK 4287 UC, Gede Agus Ferdy Suryawan, 26, warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, mengalami cedera kepala berat, patah pergelangan tangan kanan, serta luka lebam di bagian wajah dan kini menjalani perawatan di RS Kertha Usada Singaraja.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Gede Siwananda melaju dari arah Singaraja menuju Kubutambahan.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang konsentrasi hingga mengambil jalur terlalu ke kanan. 

Di saat bersamaan, dari arah Kubutambahan datang sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai Gede Agus Ferdy Suryawan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Bermula dari pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 5175 UBO datang dari arah barat menuju timur. Pada saat melintas di TKP kurang konsentrasi dan mengambil haluan terlalu ke kanan tanpa memperhatikan pengendara Suzuki DK 4287 UC yang datang dari arah timur menuju barat sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelas Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Polisi menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan nasional dengan kondisi lurus, datar, beraspal, serta cuaca cerah pada malam hari. Pandangan pengendara juga tidak terhalang.

Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu kurang hati-hatinya pengendara Honda Scoopy saat berkendara. Selain itu, ketiga korban diketahui tidak menggunakan helm saat kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1 juta. Kasus laka lantas itu kini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#kecelakaan #Polres Buleleng #jalan raya #buleleng