Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Meriahkan Peringatan Maulid Nabi, Warga Kelurahan Kampung Singaraja Gelar Atraksi Pencak Silat

Eka Prasetya • Selasa, 17 September 2024 | 01:07 WIB

 

PENCAK SILAT: Atraksi pencak silat yang dilakukan di Kelurahan Kampung Singaraja dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
PENCAK SILAT: Atraksi pencak silat yang dilakukan di Kelurahan Kampung Singaraja dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Warga di Kelurahan Kampung Singaraja, Buleleng, punya cara tersendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Senin (16/9/2024).

Peringatan Maulid Nabi itu diisi dengan acara lomba makan telur serta atraksi pencak silat yang diiringi dengan gamelan kedencong.

Pencak silat menjadi atraksi yang paling dinanti. Sebab para tetua di Kampung Islam akan turun gunung menunjukkan atraksi jurus-jurus mereka.

Baca Juga: Bali Low Season Wisatawan, Atraksi Dolphin di Lovina Terancam Perang Berharga. Ini Sikap Dinas Pariwisata Buleleng

Jurus yang dimainkan pun beragam. Mulai jurus pencak silat dengan tangan kosong, jurus pencak silat dengan tongkat, serta pencak silat dengan tenaga dalam.

Ketua RT Kampung Islam Kelurahan Kampung Singaraja, Atim Burhani mengatakan, jurus-jurus pencak silat itu merupakan warisan dari leluhur mereka.

Menurut Atim, leluhur mereka merupakan Laskar Islam yang dibawa Raja Buleleng I Gusti Anglurah Panji Sakti dari Blambangan ke Buleleng.

Selanjutnya Laskar Islam itu diberi tugas mengawal garis perbatasan Kerajaan Buleleng di sisi selatan. Laskar tersebut ada yang bermukim di Desa Pegayaman ada juga di Kelurahan Kampung Singaraja.

Laskar Islam yang dibawa Panji Sakti merupakan para pendekar perang yang menguasai jurus pencak silat dan tenaga dalam. Jurus-jurus itu kemudian diwariskan kepada keturunan mereka untuk bela diri.

Baca Juga: Atraksi Makepung Lampit di Jembrana Bali Menarik Kunjungan Wisatawan Asing

Tak hanya itu, para Laskar Islam juga diberikan hadiah berupa perangkat gamelan yang diberi nama kedencong.

Perangkat gamelan itu digunakan untuk mengiringi laskar perang, sekaligus memompa semangat mereka.

“Kalau sekarang kedencong bukan hanya untuk mengiringi pencak silat saja. Tapi juga untuk menyambut tamu juga,” kata Atim.

Khusus atraksi pencak silat itu, Atim menyebut diperagakan untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, lewat atraksi tersebut ia berharap generasi muda tertarik mempelajari bela diri pencak silat.

“Supaya ada yang mewariskan. Karena ini warisan leluhur kami, jadi harapannya nanti yang muda-muda ini ikut melestarikan,” ungkap Atim. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pencak silat #Kampung Singaraja #buleleng #maulid nabi