SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kasus gigitan anjing kembali terjadi di wilayah Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng.
Seorang bocah berusia 11 tahun menjadi korban setelah diserang anjing liar yang diduga terjangkit rabies, di kawasan BTN Grahadi Teras, Jalan Pulau Menjangan, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning, Putu Mahendra menjelaskan, peristiwa terjadi saat korban sedang bermain di sekitar lokasi. Tiba-tiba seekor anjing berwarna hitam datang dan langsung menggigit kaki korban.
“Korban anak kecil usia 11 tahun, digigit di bagian kaki. Kejadiannya kemarin sore,” ujar Mahendra saat dikonfirmasi pada Senin (27/4/2026).
Usai kejadian, korban segera mendapat penanganan medis. Ia sempat dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan vaksinasi awal, sebelum akhirnya dirujuk ke puskesmas setempat guna mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR).
Mahendra menegaskan, anjing yang menggigit korban kali ini berbeda dengan anjing sebelumnya yang sempat mengamuk dan menyerang 18 warga di Banyuning beberapa hari lalu.
Meski demikian, pihak kelurahan bersama tim Tisira dan Dinas Pertanian tetap melakukan penyisiran intensif untuk memastikan keberadaan anjing tersebut, bahkan hingga meluas ke wilayah Penarukan.
Di sisi lain, upaya pencegahan juga terus digencarkan. Dalam waktu dekat, pemerintah berencana melakukan vaksinasi massal serta penanganan anjing liar guna menekan risiko kasus serupa terulang.
Sementara itu, seluruh 18 korban gigitan sebelumnya dipastikan telah mendapatkan vaksin anti rabies.
Terpisah Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng, Gede Melandrat, menyebut anjing dalam kasus terbaru telah berhasil ditemukan.
Selanjutnya, tim akan mengambil sampel otak untuk diuji di laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) guna memastikan status rabies.
Selain itu, tim dokter hewan bersama Tisira terus bergerak melakukan penanganan, khususnya di wilayah Kota Singaraja.
Saat ini, vaksinasi rabies tengah dikejar dengan target 68.748 ekor anjing di seluruh Buleleng. Namun hingga akhir April 2026, capaian vaksinasi baru mencapai 13,52 persen.
Data per 24 April 2026 mencatat, total kasus gigitan anjing di Buleleng telah mencapai 66 kasus. Dari jumlah tersebut, 45 anjing dinyatakan positif rabies, sementara 21 lainnya negatif.
Sebelumnya, seekor anjing yang diduga terjangkit rabies sempat mengamuk di Banyuning pada Kamis (23/4/2026) malam.
Dalam kejadian tersebut, 18 orang warga menjadi korban gigitan saat anjing menyerang secara acak di sepanjang Jalan Pulau Samosir hingga Jalan Pulau Obi.
Melihat tren kasus yang masih terjadi, masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah, serta segera melapor jika menemukan anjing dengan perilaku mencurigakan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya