SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Petunon Suka Duka Krama Pura Dalem Desa Adat Buleleng kini sudah berusia tiga tahun. Fasilitas itu diklaim telah memberikan banyak manfaat bagi krama, baik krama Desa Adat Buleleng, maupun krama di luar desa adat.
Minggu (7/1/2024), pengurus suka duka krama melakukan evaluasi program kerja. Evaluasi itu dilakukan di Kantor Sekretariat Pengelola Desa adat Buleleng.
Penasihat Suka Duka Pengemong Pura Dalem Desa Adat Buleleng, Made Darma Tanaya mengatakan, pihaknya senantiasa tetap memberikan pelayanan maksimal kepada krama. Pihaknya sebenarnya rutin melakukan evaluasi setiap bulannya.
“Programnya sudah berjalan baik, meski ada kekurangan, kami sudah perbaiki. Kami akan berusaha meningkatkan keterampilan. Kami juga berharap kerja sama dengan desa adat yang sudah berjalan selama ini, tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu Kelian Desa Adat Buleleng, I Nyoman Sutrisna mengatakan, evaluasi sudah disampaikan secara terbuka. Salah satu yang ditekankan adalah pelayanan yang maksimal kepada krama. Ia tidak ingin krama merasa direpotkan dengan aturan yang bisa saja dianggap berbelit-belit.
“Harapan kedepan tentu saja pelayanan prima harus selalu dimantapkan, selain itu kami di desa adat sudah melakukan evaluasi dan komitmen kerjasama yang terbaik. Selama ini kerjasama kita sudah baik,” ungkapnya.
Selain itu, pada evaluasi Minggu pagi, suka duka petunon desa adat juga melakukan kegiatan bakti sosial dengan menyasar krama di wewidangan Desa Adat Buleleng. (*)
Editor : Eka Prasetya