Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Polisi Gagalkan Percobaan Ulah Pati Seorang Pemuda di Buleleng Bali. Diduga Depresi Karena Lama Menganggur

Francelino Junior • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:57 WIB

 

NYARIS ULAH PATI: Polisi menggagalkan upaya ulah pati yang dilakukan oleh seorang pemuda.
NYARIS ULAH PATI: Polisi menggagalkan upaya ulah pati yang dilakukan oleh seorang pemuda.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Aparat kepolisian di Polsek Sukasada, menggagalkan percobaan ulah pati yang dilakukan seorang pemuda.

Aksi percobaan ulah pati itu terjadi di Jembatan Sangket. Adapun jembatan tersebut menghubungkan antara Kelurahan Sukasada dan Desa Sambangan di Kabupaten Buleleng, Bali.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (27/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait adanya aktivitas mencurigakan dari masyarakat  yang melintas.

“Begitu menerima informasi, personel piket Polsek Sukasada langsung menuju lokasi. Setibanya di TKP, petugas menemukan seorang laki-laki masih berada di tepi jembatan dalam kondisi emosional,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Pemuda tersebut diketahui berinisial KBD, 22, pemuda yang mukim di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada.

Berdasarkan keterangan kepolisian, yang bersangkutan belum memiliki pekerjaan tetap. 

Diduga karena sudah lama menganggur, korban mengalami tekanan mental sehingga nekat melakukan percobaan ulah pati.

Petugas kepolisian kemudian melakukan pendekatan persuasif dan humanis dengan berupaya menenangkan yang bersangkutan serta mengajaknya berkomunikasi. Namun, upaya awal tersebut belum membuahkan hasil.

“Selama kurang lebih 40 menit melakukan komunikasi. Karena kondisi yang bersangkutan tidak kunjung stabil dan demi mencegah hal yang membahayakan, petugas mengambil langkah tegas dengan membawa korban menjauh dari lokasi dan mengantarkannya pulang ke rumah,” jelas Yohana.

Setelah berhasil diamankan, KBD diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Sambangan. Adapun KBD kini tinggal bersama pamannya, mengingat kedua orang tua KBD sudah meninggal sejak lama.

“Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi korban. Polisi telah memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut serta mengimbau agar keluarga lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan pendampingan psikologis,” imbuh Yohana.

Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam memberikan perhatian serta dukungan emosional, khususnya bagi generasi muda yang tengah menghadapi tekanan mental. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #tkp #sangket #sambangan #kepolisian #jembatan #dini hari #ulah pati #Polres Buleleng #pemuda #sukasada #polsek sukasada #buleleng