SINGARAJA-Perayaan Nyepi selalu identik dengan ogoh-ogoh. Tetapi pada Nyepi tahun 2024 ini, Kabupaten Buleleng meniadakan lomba ogoh-ogoh.
Untuk diketahui, Nyepi tahun ini akan berlangsung pada Senin (11/3) pukul 06.00 WITA dan berakhir pada Selasa (12/1) pukul 06.00 WITA.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah ia melakukan konfirmasi ke Disbud Provinsi Bali.
Pada Nyepi tahun 2023 lalu, Disbud Bali mengadakan lomba ogoh-ogoh di tingkat kecamatan dan kabupaten di tiap kabupaten. Kemudian tiga terbaik di tingkat kabupaten, akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah.
“Jadi untuk tahun ini memang tidak dilaksanakan lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Buleleng. Ini sudah fix. Mudah-mudahan di tahun 2025 bisa terlaksana kembali,” jelas Wisandika dikonfirmasi pada Kamis (11/1) siang.
Ia secara pasti tidak membeberkan alasan ditiadakannya lomba ogoh-ogoh di Bali dan di Kabupaten Buleleng. Wisandika memperkirakan peniadaan ini berkaitan dengan anggaran.
Mengingat lomba ogoh-ogoh ini dilaksanakan oleh Disbud Bali, sedangkan Disbud Buleleng hanya bertindak sebagai fasilitator.
“Dana lomba semuanya dari provinsi, kita hanya fasilitasi lomba dari tingkat kecamatan sampai kabupaten,” lanjutnya.
Berkaitan dengan itu, Disbud Buleleng menegaskan bahwa mereka tidak melarang pembuatan ogoh-ogoh di wilayah Kabupaten Buleleng. Meskipun 2024 merupakan tahun politik.
Karena ogoh-ogoh sudah menjadi tradisi dalam menyambut Tahun Baru Caka yang telah berjalan sejak lama.
Tapi Wisandika menghimbau dan menegaskan agar pengarakan ogoh-ogoh dilakukan di sekitar wilayah desa setempat saja. Agar situasi tetap kondusif.
“Kalau memang mau buat ogoh-ogoh, dipersilahkan saja. Yang penting pengarakannya di wilayah lingkungan atau desa setempat saja. Supaya aman, damai, dan tertib,” ujar Wisandika. ***
Editor : Donny Tabelak