SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Buleleng unjuk kemampuan jasmani.
Mereka berkompetisi untuk merebut 70 posisi paskibraka yang tersedia di Kabupaten Buleleng.
Pada Rabu (20/3/2024) mereka saling berkompetisi pada seleksi jasmani dan kesamaptaan. Seleksi tersebut digelar di Lapangan bhuana Patra.
Proses seleksi tersebut merupakan lanjutan dari seleksi wawasan kebangsaan yang telah dilakukan pada minggu lalu.
Dalam tes jasmani dan kesamaptaan itu, hanya ada 101 orang yang ikut ambil bagian. Mereka sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan wawasan kebangsaan.
Selain menjalani seleksi jasmani dan kesamaptaan, mereka juga menjalani tes kesehatan hingga parade PBB.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono mengatakan, pihaknya bukan hanya mencari paskibraka yang memiliki jasmani mumpuni dan kemampuan PBB yang baik.
Hal yang tak kalah penting adalah mencari bibit-bibit Paskibraka yang paham dengan Pancasila.
“Roh Paskibraka itu adalah Pancasila. Tentu mereka harus paham Pancasila. Nanti juga mereka kami harap ikut menanamkan ideologi Pancasila kepada teman-temannya,” ujar Kappa.
Kappa menegaskan, seleksi yang dilakukan pada Rabu pagi, bukan seleksi terakhir.
Para calon paskibraka harus mengikuti satu tahapan lagi. Yakni tes kepribadian, minat dan bakat.
Sementara itu, salah satu calon Paskibraka dari SMKN 3 Singaraja, Kadek Dwi Setia Lestari mengatakan, dirinya sudah melakukan persiapan sebelum mengikuti tes.
“Orang tua juga mendukung. Mudah-mudahan saja bisa lolos sampai seleksi terakhir,” harapnya. (*)
Editor : Eka Prasetya