SINGARAJA, radarbuleleng.id - Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Buleleng kembali mengikuti Bali Scout Creativity (BSC) 2024. Ini menjadi bukti bila disabilitas pun tetap bisa kreatif.
BSC merupakan lomba tahunan yang digelar oleh Kwarda Gerakan Pramuka Bali, dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang jatuh pada bulan Agustus nanti.
SLBN 1 Singaraja pun ditunjuk oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng untuk mengikuti perlombaan yang ada pada kegiatan pramuka tersebut.
Hasby Alfin Shidiq, Pembina Pramuka SLBN 1 Buleleng mengatakan bahwa pihaknya mengikuti lomba kreasi menari, dan kreasi bercerita.
Sementara pembina mengikuti praktik baik pembina heroik.
Apa motivasi SLBN 1 Buleleng mau ikut? Hasby menegaskan bila kegiatan ini juga sebagai bentuk memberikan pemahaman masyarakat terhadap disabilitas.
Lantaran menurutnya, banyak masyarakat yang pemahamannya minim akan disabilitas.
”Masyarakat agar tahu bahwa anak-anak disabilitas itu bisa sekolah, atau ada sekolahnya dan bisa untuk dididik,” ujarnya pada Sabtu (27/7).
Ikut sertanya mereka dalam perlombaan ini pun disambut antusias oleh anak-anak SLBN 1 Buleleng.
Mereka bahkan sudah berlatih secara penuh selama sebulan penuh, secara serius juga mereka mengikuti latihan di sela-sela jam pelajaran.
Antusiasme ini, kata Hasby, lantaran anak-anak disabilitas ini kebanyakan dikesampingkan dalam kehidupan masyarakat.
”Makanya ketika mereka diberikan panggung untuk berekspresi, mereka sangat antusias dan bersemangat,” sambungnya.
Pasca mengikuti BSC 2024, SLBN 1 Buleleng berencana akan melakukan kegiatan serupa yang berkelanjutan.
Tujuannya untuk tetap memberikan ruang dan kreatifitas bagi anak didik mereka untuk tetap percaya diri.
”Jadi harapan kami dengan adanya kegiatan ini, penyandang disabilitas tidak bisa dikesampingkan begitu saja,” tutupnya.
Nantinya, pemenang lomba-lomba BSC akan diumumkan pada tanggal 14 Agustus 2024 di Buleleng, karena Bali utara menjadi tuan rumah agenda tahunan pramuka ini. ***
Editor : Donny Tabelak