SINGARAJA, radabuleleng.id - Dalam rangka lomba gerak jalan 45 Kilometer (Km), sebanyak 52 Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sebelumnya rusak, akhirnya diperbaiki.
Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat pelaksanaan lomba serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI).
Untuk diketahui, lomba dengan rute terpanjang dari Lapangan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak sampai Taman Kota Singaraja, berlangsung pada Sabtu (10/8) malam sampai pagi hari.
Menjelang pelaksanaan lomba tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memperbaiki mendata dan memperbaiki 52 titik PJU sepanjang jalur rute tersebut yang rusak.
Pihaknya pun sudah melakukan survei sejak Jumat (2/8), dan mulai melakukan perbaikan secara berkala.
Kata Gunawan, ini terlaksana atas perintah dari Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. Hasilnya, ditemukan PJU yang dalam kondisi mati ataupun harus diperbaiki.
Pasca perbaikan, Dishub Buleleng kemudian melakukan pengecekan pada Senin (5/8) dari Celukan Bawang sampai di Taman Kota Singaraja. Dan semua PJU disebutkan sudah menyala.
”Kalau kerusakannya bervariasi, ada yang sudah rusak mulai dari satu hingga lima bulan. Penyebabnya karena bencana alam hingga tersambar petir,” ucapnya ditemui Rabu (7/8) siang.
Kerusakan PJU di jalur tersebut tersebut disampaikan oleh Gunawan, saat rapat terkait dengan lomba gerak jalan. Tentu ini membahayakan peserta baik dari segi keamanan dan kenyamanannya.
Gunawan juga menegaskan bila perbaikan PJU bukan karena saat ada kegiatan saja, melainkan usulan tersebut belum diterima lantaran adanya prioritas lain.
”Atas kondisi itu, kami dianggarkan di APBD perubahan senilai Rp 73 juta, khusus untuk gerak jalan 45. Perbaikan dilakukan dengan alasan keselamatan dan keamanan peserta,” lanjutnya.
Secara umum, kondisi PJU di Kabupaten Buleleng, disebut Gunawan, banyak yang sudah uzur bahkan harus diganti maupun reparasi.
Dari total 16.095 titik PJU yang tersebar di Kabupaten Buleleng, sekitar 800 di antaranya dalam kondisi rusak dan mati.
”Kalau tahun ini kami hanya mendapatkan anggaran rutin saja di APBD Induk 2024, senilai Rp 90 juta lebih. Dapat tambahan lagi di APBD Perubahan sebanyak Rp 73 juta,” tutupnya. ***
Editor : Donny Tabelak