SINGARAJA, radarbuleleng.id -Sebanyak 130 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Buleleng siap diperbaiki di tahun 2024 ini.
Pemerintah Kabupaten Buleleng pun telah menyiapkan anggaran senilai Rp 2,6 miliar untuk menyukseskan program tersebut.
Jumlah dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten Buleleng, guna bantuan peningkatan kualitas rumah sebanyak 130 unit.
Nantinya, masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 20 juta.
Selain jumlah tersebut, Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Kota (Perkimta) Buleleng, Made Agus Suardana menyebutkan ada lima unit lagi yang masuk perbaikan.
Hanya saja, lima unit tambahan itu bukan termasuk rehabilitasi karena masuk kategori RTLH, melainkan karena dampak bencana atau penanganan bencana.
Namun besaran anggaran per unitnya Rp 7,5 juta yang disesuaikan dengan kerusakan.
Untuk perbaikan, anggarannya pun dapat berasal dari berbagai sumber. Mulai dari APBD Kabupaten, Provinsi, APBN, hingga CSR/TJSL.
Bantuan ini juga bersifat dinamis, karena bergantung pada ketersediaan dan prioritas anggaran.
”Dari provinsi Bali juga ada bantuan sebanyak 35 unit perbaikan rumah. Dari Kementerian PUPR juga ada rencananya, namun kami masih tunggu informasi lebih lanjut,” ujar Suardana pada Selasa (27/8) siang.
Syarat RTLH dapat perbaikan? Suardana mengatakan bahwa yang menjadi syarat adalah rumah yang tidak berstruktur, baik dari segi kesehatan seperti kurang pencahayaan dan sanitasi.
Syarat lainnya adalah kepemilikan lahan, agar tidak terjadi permasalahan lahan di kemudian hari.
Meski bangunannya masuk kategori RTLH, namun bila lahannya bermasalah tentu akan menjadi pertimbangan mendapatkan bantuan.
Suardana mengatakan bahwa usulan perbaikan ini memakan waktu satu tahun. Bila yang mendapatkan bantuan di tahun 2024, maka rehabilitasinya diusulkan di tahun 2023.
”Sasarannya masyarakat kurang mampu. Usulan rehabilitasi RTLH ini dari desa kemudian dicek datanya melalui DTKS, ada validasi ke lokasi, sehingga benar-benar tepat sasaran,” lanjutnya.
Untuk diketahui, di Kabupaten Buleleng sejak tahun 2017 hingga 2023 tercatat ada 12.470 unit RTLH yang berada di sembilan kecamatan.
Kecamatan Gerokgak paling banyak memiliki RTLH, dengan jumlah 2.313 unit. Sementara paling sedikit berada di Kecamatan Buleleng dengan 1.913 unit.
Dari jumlah tersebut, Dinas Perkimta Buleleng sudah memperbaiki 8.190 unit RTLH hingga tahun 2023. Sementara sisanya sebanyak 4.820 unit hingga tahun 2024. ***
Editor : Donny Tabelak