SINGARAJA, radarbuleleng.id - Polres Buleleng menyiapkan 228 personel untuk mengamankan pendaftaran pasangan calon (paslon) di hari terakhir pada Kamis (29/8) hari ini di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Buleleng.
Dikabarkan bahwa hari terakhir ada dua paslon yang akan mendaftarkan diri.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi juga mengatakan pihaknya juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas.
Mengingat saat pendaftaran, para paslon akan membawa massa dan simpatisan berjumlah ribuan orang.
288 personel itu tentu bersiap mengamankan para massa dan simpatisan dari titik mereka berkumpul, serta Sekretariat KPUD Buleleng di Jalan A. Yani.
Namun sejak Selasa (27/8), baik personel berpakaian lengkap dan preman sudah berjaga di sekitar KPUD Buleleng.
Selain itu, Polres Buleleng juga menyiagakan satu unit mobil water canon, serta kendaraan taktis dan kawat berduri, guna mengantisipasi jika terjadi gesekan atau kericuhan.
Untuk pengamanan lebih lanjut, AKBP Widwan mengatakan bahwa pihaknya juga dibantu oleh BKO Brimob Polda Bali, yang bersiap di Polsek Seririt. Mereka akan datang sekitar 15-20 menit ketika dibutuhkan.
Untuk diketahui, pada Kamis (29/8) paslon JOSS 24 dari PDIP dan koalisinya akan mendaftarkan diri pukul 09.00 Wita.
Kemudian paslon Oke Gas Sugawa-Suardana dari KIM Plus menyusul pukul 17.00 Wita.
”Segala skenario sudah kami siapkan. Kemarin sudah kami bahas mengenai perencanaan dan strateginya, serta taktis pelaksanaan pengamanannya,” ujarnya pada Rabu (28/8) ditemui di Mapolres Buleleng.
Kapolres Buleleng menghimbau kepada simpatisan agar menjaga ketertiban hingga menghindari provokasi, selama mengantar paslon menuju Sekretariat KPUD Buleleng.
Penyekatan juga akan dilakukan di sejumlah jalur, seperti Jalan Udayana dan Jalan A. Yani, karena jalur tersebut akan dilalui paslon menuju KPUD Buleleng.
Bahkan untuk mencegah lebih dini dan dalam, Polres Buleleng sudah berkoordinasi dengan partai politik dari struktur partai hingga level kecamatan. ***
Editor : Donny Tabelak