Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sepi Tanpa Kehidupan, Pedagang Plaza Kuliner di Pantai Penimbangan Minta Dipindah

Francelino Junior • Selasa, 11 Maret 2025 | 17:32 WIB

Situasi di Plaza Kuliner Penimbangan yang terlihat sepi dari pantauan Jawa Pos Radar Bali. Para pedagang meminta agar lokasi mereka dipindahkan ke depan.
Situasi di Plaza Kuliner Penimbangan yang terlihat sepi dari pantauan Jawa Pos Radar Bali. Para pedagang meminta agar lokasi mereka dipindahkan ke depan.

SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Karena sepi pengunjung dan dianggap tidak ada kehidupan, para pedagang di Plaza Kuliner Penimbangan yang berada di areal Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng minta dipindah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng pun mengamini permintaan ini, namun dengan gambaran yang sesuai.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Bendesa Adat Galiran, Jero Putu Anteng bersama Asosiasi Pedagang di Pantai Penimbangan pada Senin (10/3) di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Untuk diketahui, Plaza Kuliner Penimbangan ini berada di barat tugu penyu yang ada di Pantai Penimbangan, atau arah barat dari jalan masuk ke Pantai Penimbangan dari timur.

Bendesa Jero Anteng mengungkapkan, pihaknya menginginkan agar para pedagang di Plaza Kuliner Penimbangan dipindahkan ke depan.

Sehingga masyarakat maupun pengunjung yang menikmati keindahan Pantai Penimbangan, dapat berbelanja di para pedagang di sana.

”Kami usulkan agar pedagang di Plaza Kuliner dikembalikan ke depan. Maunya balik di atas pantai, tapi arahan Pemkab Buleleng digeser ke depan saja. Sudah dibuatkan gambarnya. Jadi tidak melanggar sempadan pantai juga,” ujarnya.

Pihaknya mengaku menerima gambaran yang dibawa oleh Pemkab Buleleng, untuk penataan para pedagang di Plaza Kuliner Penimbangan.

Sebab tujuannya, agar roda perekonomian di sekitar sana dapat berputar kembali.

”Karena lumayan sepi pembeli. Kalang kabut. Jadi sudah tidak ada kehidupan,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Sutjidra mengatakan adanya usulan ini akibat situasi yang sangat sepi di Plaza Kuliner Penimbangan yang dibangun dan selesai pada 2022.

Perwakilan tadinya ingin pindah ke pinggir pantai lagi, seperti awal-awal mereka berjualan.

Namun Pemkab Buleleng mengakomodir dengan membuat desain baru, yakni para pedagang berada di depan tapi tidak di pinggir pantai, sedangkan parkir berada di belakangnya. Sehingga tata ruangnya dapat berjalan dengan baik.

”Bangunan lama tidak mubazir, meski harus ada perubahan sedikit. Nanti kami atur ada jalur masuk parkir lebih lebar juga, sehingga tidak macet. Kami larang juga parkir di arah pinggir pantai,” jelasnya.

Bupati Buleleng itu mengatakan, nantinya pembangunan akan dilakukan oleh Pemkab Buleleng, sebab areal tersebut merupakan aset milik pemerintah.

Bersamaan dengan itu, nantinya pemerintah juga akan menata areal yang berada di bagian barat.***

Editor : Donny Tabelak
#pemkab buleleng #pantai penimbangan #kuliner