SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Buleleng, Bali, belum berjalan optimal.
Saat ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Buleleng masih memerlukan penyesuaian untuk penyaluran program.
Program MBG selama ini lekat dengan siswa. Namun program bukan hanya menyasar anak sekolah, tapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau yang disebut 3B.
Saat ini dari total 14 unit dapur MBG yang ada di Buleleng, baru dua dapur yang mulai menyasar balita, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Adapun dapur itu merupakan dapur SPPG Dencarik di Kecamatan Banjar dan SPPG Busungbiu di Kecamatan Busungbiu.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buleleng, Rusdianto menjelaskan penyaluran program ke kelompok 3B saat ini masih dalam tahap penyesuaian.
Saat ini warga yang menerima program tersebut baru sebanyak 130 orang penerima.
Penyaluran masih terkendala proses distribusi. Sehingga distribusi fokus pada wilayah dengan radius sekitar dua kilometer dari dapur MBG.
“Penyaluran ini memang beda dengan sekolah. Kami harus menyalurkan ke titik-titik yang sudah disepakati, bekerja sama dengan bidan desa dan kader Posyandu,” jelas Rusdianto.
Selain sistem distribusinya, menu makanan untuk kelompok 3B juga disesuaikan. Khusus balita, makanan dibuat dengan tekstur lebih lunak.
Sementara bagi ibu hamil dan menyusui, menunya sama dengan yang diberikan kepada siswa.
Namun ibu hamil dan menyusui juga mendapat makanan siap santap seperti susu, roti, dan kacang yang dibagikan di luar hari efektif sekolah.
“Khusus untuk kelompok 3B, makanan siap saji itu setiap hari Senin dan Kamis. Bersamaan dengan itu kami juga salurkan makanan siap santap, agar kebutuhan gizi mereka tetap terpenuhi di hari lainnya,” jelas Rusdianto.
Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sebagian besar SPPG masih berfokus pada penyaluran MBG untuk siswa sekolah.
Namun, ketika data kelompok 3B sudah siap, dapur MBG harus segera melakukan distribusi, sehingga cakupan program sesuai target nasional bisa tercapai. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya