Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dorong Peningkatan Produksi Pangan, Bupati Sutjidra Serahkan Traktor dan Perbaikan Irigasi Rp 1 Miliar

Eka Prasetya • Jumat, 17 April 2026 | 15:46 WIB
DAPAT BANTUAN: Para prajuru subak di Buleleng mendapat bantuan traktor dan perbaikan saluran irigasi. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)
DAPAT BANTUAN: Para prajuru subak di Buleleng mendapat bantuan traktor dan perbaikan saluran irigasi. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus memperkuat sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah. 

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta perbaikan jaringan irigasi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Buleleng, Sutjidra, di Halaman Kantor Bupati Buleleng, Jumat (17/4/2026). 

Total bantuan mencapai Rp 1 miliar, terdiri dari 5 unit traktor roda dua 6,5 PK dan 10 paket pemeliharaan irigasi tersier.

Setiap paket irigasi senilai Rp 100 juta dikerjakan secara padat karya oleh kelompok tani atau subak. Bantuan ini merupakan hasil koordinasi Pemkab Buleleng dengan Kementerian Pertanian.

Sutjidra menegaskan, persoalan irigasi masih menjadi kendala utama pertanian di Buleleng. Distribusi air yang belum optimal membuat produktivitas di sejumlah wilayah belum maksimal.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan air, diharapkan produksi dari masing-masing subak sawah dapat meningkat, sehingga target kemandirian pangan di Kabupaten Buleleng bisa tercapai,” ujarnya.

Tahun ini, Pemkab Buleleng menargetkan rehabilitasi sekitar 40 saluran irigasi untuk memperlancar suplai air ke lahan pertanian.

Selain itu, pemerintah juga mendorong perlindungan lahan sawah melalui kebijakan keringanan pajak hingga 90 persen bagi lahan yang masuk Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Langkah ini dilakukan untuk menekan alih fungsi lahan.

“Saya berharap subak-subak tetap aktif berproduksi guna memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Buleleng. Kebijakan keringanan pajak hingga 90 persen ini merupakan komitmen kami agar lahan sawah tetap lestari dan tidak dialihfungsikan,” tegasnya.

Ke depan, dukungan terhadap sektor pertanian akan terus diperkuat, mulai dari penyediaan bibit, pupuk bersubsidi, pendampingan petani, hingga perbaikan sistem irigasi.

“Kami berkomitmen tidak memberikan izin alih fungsi lahan di kawasan KP2B demi menjaga keberlanjutan produksi pangan. Jika lahan sawah terus berkurang, maka produksi beras akan menurun,” paparnya.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng, Gede Melandrat, menambahkan bantuan ini penting untuk mengoptimalkan potensi produksi yang selama ini belum tercapai.

“Bantuan ini sangat berarti karena sekitar 15 persen potensi peningkatan produksi belum tercapai akibat keterbatasan tenaga kerja dan kerusakan saluran irigasi,” ungkapnya.

Sementara itu, petani penerima bantuan mengaku sangat terbantu, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian dan memperbaiki infrastruktur irigasi yang rusak.

“Bukan hanya dari alat kerja pertanian, bantuan irigasi lainnya yang semua bisa menopang peningkatan produksi pangan di Kabupaten Buleleng akan sangat membantu,” ujar Made Arina dari Subak Anyar Patemon.

Adapun bantuan traktor diserahkan kepada Subak Yeh Lembu di Desa Bungkulan, Subak Menagung di Desa Kayuputih, Subak Rangdu di Desa Rangdu, Subak Anyar Petemon di Patemon, serta Subak Bengkel di Desa Bengkel.

Sementara bantuan perbaikan saluran irigasi disalurkan kepada Subak Lebah Mantung di Desa Sari Mekar, Subak Lapang Bedauh di Desa Panji, Subak Dalem di Desa Bungkulan, Subak Bongkang di Desa Menyali, Subak Babakan Anyar di Desa Sawan, Subak Patemon Kajanan di Desa Patemon, Subak Kekeran di Desa Kekeran, serta Subak Umedesa, Subak Tambahan, dan Subak Tukad Dalem di Desa Kubutambahan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#irigasi #pangan #pertanian #subak #buleleng