Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jokowi Sentil Kepala Daerah Suka Bagi-Bagi Hibah Bansos, Sekda Bali Minta Bupati dan Walikota Pahami Substansi

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 15 Agustus 2024 | 20:44 WIB

 

BIJAK KELOLA ANGGARAN: Sekda Bali, Dewa Made Indra.
BIJAK KELOLA ANGGARAN: Sekda Bali, Dewa Made Indra.

RadarBuleleng.id - Presiden Joko Widodo menyentil para kepala daerah yang suka menghabiskan anggaran daerah untuk bagi-bagi hibah.

Kegiatan itu disebut sebagai aktivitas menghambur-hamburkan anggaran pemerintah demi elektabilitas politik. Padahal anggaran daerah seharusnya digunakan untuk pembangunan wilayah tersebut.

"Saya melihat misalnya ada kabupaten yang anggarannya sangat besar sekali, tetapi arah programnya tidak jelas. Banyak dipakai untuk hibah-hibah tentu saja arahnya ke politik. Padahal tentu saja kalau diarahkan bisa jadi rumah sakit 10 saja bisa atau universitas bisa," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada bupati dan walikota pada Selasa (13/8/2023).

Baca Juga: Nekat Jadi Calo Penerimaan Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Badung, Oknum Pegawai Ini di Seret ke Meja Hijau

Masyarakat Bali pun banyak yang berspekulasi bahwa daerah yang disindir Jokowi adalah Kabupaten Badung.

Maklum Badung merupakan kabupaten dengan pendapatan paling besar di seantero Bali. Bahkan Badung masuk dalam jajaran 10 besar kabupaten/kota terkaya di Indonesia.

Sindiran itu juga dikaitkan dengan sosok Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta yang kerap melakukan safari bagi-bagi bansos dengan nilai fantastis. Bahkan Giri Prasta kini mendapat julukan "bupati bares". 

Menanggapi pernyataan dari Presiden Jokowi, Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra mengatakan tidak perlu mencari tahu daerah mana yang dimaksud.

Baca Juga: Badung Angelus Bhuana: Giri Prasta Janjikan Hibah Rp 1 Miliar Per Desa untuk Buleleng. Bagaimana Nasib Kelurahan?

Ia meminta agar masyarakat memaknai pesan tersebut bahwa ada spiritnya membangun daerah lebih maju.  

"Kami tidak tidak tahu siapa yang dimaksud karena bukan hanya di Bali yang ada daerah yang punya pendapatan besar," kata Indra, kemarin (14/8/2024). 

Pemerintah daerah yang  memiliki pendapatan besar diharapkan untuk memastikan  anggaran tersebut digunakan secara maksimal untuk pembangunan. 

Sehingga benar-benar dapat memajukan daerah dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mengangkat derajat kehidupan orang banyak. 

Selain itu pemerintah juga harus memberikan pelayanan publik yang memadai bagi masyarakatnya.

"Yang lebih penting adalah spirit pesan beliau yang kita maknai. Artinya kalau ada daerah kabupaten/kota yang punya pendapatan besar, mari gunakan sebesar-besarnya untuk pembangunan," tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Hibah #jokowi #bansos #badung #presiden