KARANGASEM, radarbali.id- Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-79 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2024, banyak cara dilakukan seluruh rakyat Indonesia.
Tidak hanya dengan panjat pinang dan tarik tambang, tapi juga pengibaran bendera merah putih di bawah laut.
Pengibaran bendera di bawah laut ini dilakukan oleh Owner PT. Bali Surya Sentosa (BSS) dan PT. Bali Mulia Abadi (BMA), Nengah Rudiati.
Pengusaha asal Karangasem, Bali ini mengajak para stafnya untuk melakukan pengibaran bendera merah putih di kawasan Pantai Tulamben dan Pantai Gerombong, Karangasem, Bali.
Dengan semangat 45, pengusaha asal Karangasem ini berangkat bersama stafnya menuju dua lokasi pantai pasir hitam yang terkenal di Karangasem, lengkap dengan peralatan menyelam.
Lokasi pertama penyelaman berlangsung di Pantai Gerombong, Karangasem.
Dinginnya air laut tidak membuat Nengah Rudiati gentar sedikitpun. Ia berhasil menembus kedalaman 17 meter dan menancapkan satu persatu bendera merah putih di sejumlah batu karang.
Lokasi pengibaran bendera merah putih kedua berlangsung di Pantai Tulamben, Karangasem, tepatnya dikedalaman 26 meter.
Dalam pengibaran bendera merah putih di lautan Tulamben, pemilik perusahaan ekspor impor itu didampingi para stafnya membawa bendera merah putih sepanjang 1 meter.
Nengah Rudiati menegaskan pengibaran bendera di bawah laut sudah sering dilakukannya. Tahun lalu pengibaran bendera merah putih juga dilakukan di kawasan pantai Karangasem.
Pengibaran bendera merah putih kali ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para Pahlawan Nasional RI yang telah berjuang memberikan kebebasan.
Melalui kegiatan ini, Nengah Rudiati berharap dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan semangat juang generasi muda.
"Saya Nengah Rudiati mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 79. Salam Merdeka! Nusantara Baru, Indonesia Maju. Maju terus BSS dan BMA, Merdeka, Merdeka, Merdeka," teriaknya. ***
Editor : Donny Tabelak