radarbuleleng.id - Warga Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, digegerkan dengan matinya seekor anak sapi dengan cara ditusuk senjata tajam, Kamis (3/10) sore.
Kejadiannya itu membuat warga resah, ditakutkan kejadian serupa terjadi pada sapi lain.
Kapolsek Melaya AKP I Ketut Sukadana mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kematian sapi yang diduga sengaja ditusuk tersebut.
Sapi milik I Ketut Sudiarsa, itu diketahui mati sekitar pukul 17. 00 WITA, saat pemilik sapi hendak memberi makan sapinya di kebun.
”Pemilik sapi mengaku menemukan anak sapinya mati saat hendak memberi makan," jelasnya.
Pemilik sapi yang menemukan anak sapinya mati, kemudian langsung melapor ke polisi. Pemilik sapi menduga sapinya mati karena ada bekas luka tusukkan.
"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kuat dugaan kematian anak sapi ini akibat benda tajam yang menusuk bagian bahu kanan,” ujarnya.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik kasus ini. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 9, 5 juta.
”Beberapa kemungkinan penyebab mulai dari serangan hewan liar hingga tindakan sengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab masih terus didalami," ungkapnya.
Warga sekitar pun merasa khawatir dengan kejadian ini. Warga berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi para peternak.
”Kami berharap peternak agar menjaga sapinya, tidak melepaskan ternaknya. Selain untuk menghadiri kasus kematian sapi, juga menghindari pencurian sapi,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak