radarbuleleng.id - Tokoh dan Koordinator Rakyat Bali sekaligus guru besar perguruan Sandhi Murti, Drs.I Gusti Ngurah Harta, 61, alami kecelakaan tunggal.
Diduga mengemudi dalam keadaan ngantuk, mobil klasik Land Cruiser No. Pol DK 1835 DB nyungsep ke parit sawah.
Kejadian berlangsung di Jalan Raya Petang, tepatnya di Pura Rambut siwi Getasan, Banjar Tengah, Getasan, Petang, Badung, Kamis, 21 November 2024, sekitar pukul 00.30.
Dari kejadian itu Ngurah Harta mengalami luka disekujur tubuh dan pendarahan pada hidung.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Ipda Putu Sukarma Prakasa mengatakan, pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi ketika mengetahui adanya kecelakaan tunggal tersebut.
"Kejadian sekitar pukul 00.30. Dilaporkan sekitar pukul 07.00," kata Ipda Putu Sukarma Prakasa, Kamis kemarin (21/11).
Pun diketahui bahwa pengendara mobil Land Cruiser No. Pol. DK 1835 DB, Drs. I Gusti Ngurah Harta, 61, warga Jalan Tukad Citarum P, No. 2, Br Celuk, Panjer, Denpasar Selatan.
Lalu menyangkut kronologis kecelakaan lalu lintas tersebut berawal ketika Ngurah Harta melaju dari arah utara menuju arah selatan.
Sesampainya di Jalan Raya Petang, tepatnya di Pura Rambut siwi Getasan, Banjar Tengah, Getasan, Petang, Badung, setir bulat yang dikendalikan guru besar perguruan Sandhi Murti ini oleng.
Mobil Land Cruiser No. Pol DK 1835 DB, selanjutnya menabrak pembatas jalan dan nyungsep ke parit sawah dan terbalik di sebelah kiri jalan.
"Ya, diduga berkendara dalam keadaan mengantuk, sehingga terjadi kecelakaan tunggal," ungkapnya.
Mata kanan korban luka memar, pipi kanan bengkak. "Ya, dari hidung keluar darah di rawat di RSD Mangusada," pungkas Jubir Polres Badung.***
Editor : Donny Tabelak