Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh, Pemuda di Gianyar Bali Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Diduga jadi Korban Pembunuhan

Ida Bagus Indra Prasetia • Sabtu, 18 Januari 2025 - 19:56 WIB
Aparat kepolisian masih mengejar pelaku dugaan pembunuhan terhadap korban Made Agus Aditya yang tergeletak di badan jalan.
Aparat kepolisian masih mengejar pelaku dugaan pembunuhan terhadap korban Made Agus Aditya yang tergeletak di badan jalan.

radarbuleleng.jawapos.com– Pemuda asal Banjar Tengah, Desa Blahbatuh bernama Made Agus Aditya, 26, ditemukan tewas di badan Jalan Raya Tojan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali. Tubuhnya tanpa baju bersimbah darah dan terluka di bagian leher.

Kejadian tersebut diketahui pada Jumat kemarin (17/1) pada pukul 04.00 Wita.

Saksi yang mengetahui saat itu ialah Kadek Suarnata alias Moyo. Saksi usai membeli nasi campur di Warung Ibu Sri lantas menunggangi motornya ke arah selatan.

Saksi melihat sesosok tubuh terbaring di tengah jalan. Tepatnya di warung Koba. Saksi yang tidak bisa langsung mengerem, lantas meluncur lagi ke arah selatan.

Saksi melihat motor Honda PCX warna hitam DK 6105 KBL tergeletak.

Antara temuan tubuh korban dengan motornya itu berjarak kurang lebih 87 meter. Saksi pun dibuat kaget karena korban yang tergeletak penuh darah di tubuhnya.

Korban Agus Aditya hanya mengenakan celana pendek. Akhirnya, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blahbatuh.

Posisi korban ditemukan tergeletak terlentang. Kepalanya ke arah utara. Menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.

Untuk jenazah korban, langsung dikirim ke RSUD Sanjiwani menggunakan ambulans  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh Kompol I Made Berata. Kini polisi masih menelusuri kasus tersebut. ”Masih lidik,” ujarnya singkat.

Untuk menguak kejadian itu, kasus ini juga diback up oleh Polres Gianyar. Hingga Jumat sore, Kapolres Gianyar masih berada di Mako Polsek untuk mengungkap kasus tersebut.

Sementara itu, seorang pedagang dekat lokasi kejadian, Nauren tidak tahu persis kejadian tersebut. Kebetulan tokonya buka 24 jam. Namun di jam tersebut, Ia tertidur lelap.

”Saya baru bangun pas sudah ramai. Saya dengar katanya (korban, red) sudah meninggal, karena keluar banyak darah,” jelasnya.

Terkait kejadian tersebut, mendapat perhatian dari Perbekel Blahbatuh I Gede Satya Kesuma. Ia mengakui jika yang meninggal di jalan itu ialah warga Blahbatuh.

”Yang bersangkutan memang warga kami dari Banjar Tengah. Anaknya masih muda,” ujarnya.

Ia berharap kasus ini bisa terungkap. ”Sekarang masih ditangani Polsek Blahbatuh. Harapan kami kasus ini, agar segera bisa diungkap sehingga diketahui siapa yang membunuh dan apa motifnya,” harapnya.

Perbekel juga minta agar warga tenang. ”Mudah-mudahan, sementara ini kita di Blahbatuh tidak ada saling mencurigai. Harapan kami masyarakat tenang, jaga kondusifitas,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#polres gianyar #pemuda tewas #pembunuhan #bersimbah darah