Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Trek- trekan Liar di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Satu Orang Tewas Mengenaskan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 4 Maret 2025 | 05:05 WIB
Aksi trek-trekan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, tepatnya di jembatan merah memakan korban jiwa, Minggu kemarin (2/3).
Aksi trek-trekan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, tepatnya di jembatan merah memakan korban jiwa, Minggu kemarin (2/3).

SEMARAPURA, Radarbuleleng.jawapos.com- Aksi trek-trekan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, tepatnya di jembatan merah memakan korban jiwa, Minggu kemarin (2/3) sekitar pukul 01.00.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Klungkung setelah terlibat kecelakaan saat trek-trekan.

Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono, Senin (3/3) menuturkan, peristiwa itu bermula ketika Ngakan Gede Darma Kusuma, 18, warga Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan melakukan aksi trek-trekan liar menggunakan sepeda motor Honda Vario DK5487MI dengan membonceng korban I Komang Putra Wira Pradnyana.

Ngakan yang melaju dari arah timur menuju ke arah barat ditabrak dari sisi arah belakang oleh sepeda motor yang belum diketahui nomor polisi dan pengemudinya.

”Kejadian itu mengakibatkan pengendara maupun yang dibonceng terjatuh dan mengalami luka-luka. Kemudian korban dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan,” terangnya.

Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa dikonfirmasi terpisah menuturkan pasien yang masuk IGD RSUD Klungkung pada Minggu (2/3) pukul 1.40 datang dengan kondisi tidak sadarkan diri dan muntah-muntah.

Selain itu, terdapat luka di bagian kepala, dan muka sehingga sempat konsul anastesi dan dirawat di ICU dengan pemasangan ventilator. Namun nyawa Pradnyana belum bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

”Sedangkan pasien Ngakan sudah boleh pulang setelah sempat mendapat pemeriksaan di UGD. Datang dengan tidak sadarkan diri dan ada luka lecet di bagian kepala. Setelah 2 jam observasi pasien boleh pulang,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#kecelakaan maut #RSUD Klungkung #Pusat Kebudayaan Bali #polres klungkung #Trek trekan liar