RadarBuleleng.id - Peristiwa kematian yang menimpa Komang Kesuma Jaya, 37, asal Desa Yehembang, Kabupaten Jembrana, Bali, kian misterius.
Komang Kesuma Jaya ditemukan dalam kondisi mengambang di aliran sungai yang terletak di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi pada Senin (10/3/2025) lalu.
Mendiang diketahui pamit pergi ke Banyuwangi bersama Putu Saputra Adinata alias Gading.
Menurut keluarga, korban pamit untuk mengambil sepeda motor yang sempat digadaikan oleh Gading.
Namun sehari berselang, pihak keluarga justru menerima kabar kematian Komang. Pihak keluarga meyakini jika Komang menjadi korban pembunuhan.
Tak lama setelah kabar kematian Komang tersebar, Gading juga menghilang dari rumahnya di Desa Yehembang, Bali.
Beberapa hari berselang, Gading ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk yang terletak di tepi Sungai Trebungan, Desa Wongsorejo, Banyuwangi. Jenazahnya ditemukan pada Kamis (13/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.
Salah satu saksi mata, Sayono mengungkapkan, jenazah korban ditemukan di sisi timur Puskesmas Wongsorejo. Tepatnya di bagian selatan Sungai Trebungan.
Kepala Desa Wongsorejo, Abdul Bakar membenarkan bahwa korban adalah warganya. Putu Saputra Adinata merupakan pria asal Desa Yehembang, Bali yang telah lama menetap di Wongsorejo.
"Benar, beliau adalah warga kami. Asalnya dari Bali, tetapi sudah lama tinggal di sini dan pernah menjabat sebagai Ketua RT 05," ujar Abdul Bakar kepada Radar Banyuwangi.
Istri korban, Ita Purnamasari, 29, mengaku terkejut. Dia tidak menyangka bahwa suaminya akan melakukan tindakan ulah pati.
"Kemarin dia berpamitan untuk bekerja, padahal malam sebelumnya saya mengadakan hajatan. Saya biarkan karena dia bilang harus bekerja," ungkap Ita saat ditemui di UGD Puskesmas Wongsorejo.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab serta motif di balik tindakan tragis yang dilakukan oleh Gading.
Apalagi aksi ulah pati yang dilakukan Gading hanya berselang beberapa hari dari peristiwa kematian yang menimpa rekannya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya