Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tingkatkan Kualitas Hidup, Perbekel di Bali Diberi Edukasi Kelola Keuangan Desa

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 3 Mei 2025 | 19:05 WIB
Kegiatan Edukasi ini digelar di Kantor Ojk Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (30/4) lalu.
Kegiatan Edukasi ini digelar di Kantor Ojk Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (30/4) lalu.

Radarbuleleng.jawapos.com- OJK Provinsi Bali bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bali memberikan edukasi keuangan kepada sejumlah Perbekel.

Para perbekel yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari wilayah Denpasar, Badung, dan Kabupaten Gianyar.

Kegiatan yang mengusung tema Mengelola Keuangan Dengan Dharma ini digelar di Kantor OJK Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (30/4).

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) OJK Provinsi Bali Ni Made Novi Susilowati mengatakan, edukasi keuangan kepada Perbekel sangat penting dilakukan.

Dimana dalam perannya perbekel perlu meningkatkan wawasan dan pemberdayaan masyarakat di desanya. 

”Melalui momentum perayaan Galungan dan Kuningan sebagai wujud kemenangan Dharma (Kebenaran) terhadap Adharma (Ketidakbenaran), kita bersama-sama menjaga keseimbangan hidup baik secara spiritual maupun duniawi, salah satunya melalui pengelolaan keuangan dengan bijak,” katanya Kamis (1/5).

Novi melanjutkan, perbekel sangat perlu untuk mengetahui cara pengelolaan keuangan yang baik sesuai ajaran agama Hindu.

Hal ini tentunya untuk mencapai tujuan kehidupan Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma.

”Sehingga masyarakat mampu mencapai kehidupan yang sejahtera di dunia dan kebahagiaan abadi di akhirat dengan jalan dharma," ujarnya.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024, indeks literasi keuangan nasional sebesar 65,43 persen sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 75,02 persen, mencerminkan masih adanya gap antara literasi dan inklusi keuangan.

Oleh karenanya, melalui edukasi keuangan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan baik di tingkat nasional maupun daerah.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Kawasan Perdesaan, Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali Luh Gita Andari mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan ini untuk tujuan meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan bagi Perbekel dan PMD di wilayah Kota Denpasar, Badung dan Gianyar. 

”Edukasi ini sangat penting karena sejalan dengan visi dan misi pemberdayaan masyarakat dan dalam upaya membangun kesadaran masyarakat untuk merencanakan keuangan yang sehat dan aman sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bali,” kata Gita.

Kanit 1 Subdit III Ditressiber Polda Bali I Made Martadi Putra sebagai narasumber Waspada Kejahatan Keuangan Digital dan Cyber Crime, menyampaikan berbagai jenis cyber crime yang sedang marak terjadi di masyarakat, seperti penipuan online.

Judi online, illegal acsess, dengan berbagai modus kejahatan keuangan ilegal seperti scam, phishing, social engineering, sniffing, money mule, pemerasan video call, giveaway palsu, penipuan segitiga penjual pembeli kendaraan, bukti transfer menggunakan AI, rumah kos, serta penipuan kerja paruh waktu. 

Sebagai upaya pencegahan, masyarakat diminta tidak mengumbar data pribadi di media sosial, tidak mudah percaya, tidak asal klik dan install aplikasi, serta selalu update/mengganti password secara berkala dan memback-up data pribadi.***

Editor : Donny Tabelak
#provinsi bali #judi online #perbekel #polda bali #cyber crime #ojk #hari raya kuningan