Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tambah Penghasilan Keluarga, Ibu Rumah Tangga di Bali Dilatih Membuat Aksesoris

Juliadi Radar Bali • Rabu, 28 Mei 2025 | 05:05 WIB
 
Ibu-ibu rumah tangga (IRT), pelaku usaha kecil dan generasi muda dari kalangan perempuan Desa Angkah, Selemadeg Barat Tabaann mengikuti pelatihan kerajinan tangan pembuatan aksesoris.
Ibu-ibu rumah tangga (IRT), pelaku usaha kecil dan generasi muda dari kalangan perempuan Desa Angkah, Selemadeg Barat Tabaann mengikuti pelatihan kerajinan tangan pembuatan aksesoris.
 
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Sejumlah ibu-ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil serta generasi muda dari kalangan perempuan yang ada di Desa Angkah, Selemadeg Barat dilatih membuat aksesoris. 
 
Uniknya aksesoris yang dibuat berupa manik-manik gelang serut dan perhiasan rambut.
 
Selain itu ada aksesoris yang dibuat berasal bahan kain bekas (perca). Pelatihan keterampilan membuat aksesoris tersebut diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjnai mengatakan pelatihan kerajinan tangan dengan membuat segala macam aksesoris yang diberikan kepada khususnya ibu-ibu rumah tangga (IRT) di Desa Angkah adalah sebagai upaya menambah penghasilan keluarga. 
 
Pelatihan ini pula bertujuan memberikan keterampilan teknis dalam pembuatan aksesoris sekaligus meningkatkan nilai tambah produk IKM.
 
"IRT di rumah biasanya lebih banyak waktu selain mengurus anak dan keluarga. Dengan pelatihan keterampilan ini mereka bisa bekerja dari rumah untuk menghasilkan produk-produk IKM khusus kerajinan tangan," ungkap Murjani, Senin (26/5).   
 
Dalam pelatihan pembuatan aksesoris mereka peserta tidak hanya memperoleh pelatihan teknis.
 
Mulai dari pengenalan bahan baku dan alat produksi aksesoris, teknik dasar dan lanjutan dalam merangkai produk seperti gelang, kalung, dan perhiasan rambut, serta cara merancang desain yang sesuai dengan tren pasar.
 
"Peserta juga diajarkan tentang pengemasan produk secara menarik dan fungsional, serta strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas," tuturnya.
 
Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan kerajinan pembuatan aksesoris diharapkan IRT, usaha kecil dan generasi muda khususnya kalangan perempian mampu mengembangkan usaha mandiri. 
 
Selain itu ini juga membuka peluang pasar baru dalam meningkatkan pendapatan keluarga mereka. 
 
“Melalui pelatihan kerajinan ini kami ingin mendorong tumbuhnya pelaku IKM baru yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#pengrajin #Selemadeg Barat #ibu rumah tangga #Aksesoris