Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Menarik! Pameran Bonsai Internasional Digelar di Alun-alun Gianyar, Diikuti 135 Delegasi Dunia

Ida Bagus Indra Prasetia • Sabtu, 19 Juli 2025 | 01:10 WIB
 
Bonsai standar internasional dipamerkan di Alun-alun Gianyar pada Kamis (17/7) kemarin.
Bonsai standar internasional dipamerkan di Alun-alun Gianyar pada Kamis (17/7) kemarin.
 
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Penyelenggaraan Asia Pacific Bonsai and Suiseki (Aspac) atau pameran bonsai dan suiseki berlangsung di Alun-alun Kota Gianyar dan Balai Budaya Gianyar, Kamis (17/7).
 
Aspac tidak hanya pameran bonsai, namun juga ada konvensi atau Aspac meeting dari peserta delegasi yang berjumlah 132 dari berbagai belahan negara.
 
Untuk bonsai, lebih dari 500 pohon tampil di Alun-alun Kota Gianyar untuk menjadi yang terbaik.
 
Selain itu, ada pula demo bonsai yang dilakukan oleh 14 trainer bonsai dari luar negeri. Namun yang spesial adalah Nakajima dari Jepang yang merupakan trainer terbaik dunia. 
 
Selanjutnya, digelar suiseki yang merupakan pameran batu. Berlangsung di Balai Budaya, batu yang dipamerkan dari batu alam, batu sungai hingga batu gunung. 
 
Bupati Gianyar Made Mahayastra juga mengikutsertakan koleksi bonsainya pada ajang tersebut.
 
”Merupakan sejarah kita bisa mengadakan Aspac di Kabupaten Gianyar dengan perjuangan yang luar biasa. Sampai saya sendiri ikut melobi, meyakinkan panitia di Filipina dan akhirnya kita dipercaya. Atas kerja keras juga, sekarang hampir seluruh kolektor bonsai secara nasional tampil di Gianyar itu kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.
 
Bupati Mahayastra berharap penyelenggaraan Aspac dapat berjalan lancar dan menampilkan pohon-pohon terbaik yang akan mempunyai sejarah di kemudian hari.  
 
Dikatakannya bahwa berdasarkan pameran nasional yang rutin dilaksanakan di Gianyar juga menjadi salah satu alasan dipercayainya Gianyar sebagai tuan rumah Aspac 2025.
 
Namun untuk Aspac formatnya tentu berbeda dengan pameran yang biasa dilaksanakan setiap tahunnya, dimana dalam Aspac menggunakan sistem tarung bebas.
 
”Kalau pameran rutin itu semua pohon boleh ikut dan ada beberapa kelas yang dilombakan. Kalau Aspac tidak ada kelas tapi ada tim kurasinya atau kuratornya yang menyeleksi mana pohon yang layak untuk ikut,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#pameran bonsai #suiseki #Alun alun #Aspac #Pemkab Gianyar #Bupati Gianyar