Radarbuleleng.jawapos.com- Aktivitas penyeberangan kapal cepat (fast boat) rute Padangbai-Lombok ditutup sementara akibat cuaca buruh yang terjadi pada Selasa (29/7). Kondisi ini berlangsung hingga cuaca membaik.
Hal itu dibenarkan, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, I Ketut Muliana.
Dia mengungkapkan, penutupan sementara untuk kapal cepat dilakukan sejak Selasa siang kemarin akibat faktor cuaca.
”Sementara ditunda mulai siang tadi (selasa). Sedangkan untuk kapal Fery tetap operasi seperti biasa,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.
Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan penundaan aktivitas penyeberangan fast boat rute Padangbai menuju Pelabuhan Pemenang, Lombok itu diberlakukan.
”Masih menunggu info lebih lanjut. Sampai kondisi cuaca membaik,” imbuhnya.
Sementara itu, cuaca buruk juga mempengaruhi aktivitas nelayan di Karangasem. Sebagian besar nelayan memilih tak melaut akibat ombak dan angin yang cukup kencang.
Ketua nelayan Inti Samudra di Ujung Pesisi, Mahmud, mengaku, ia dan beberapa rekannya sudah tidak melaut sejak Minggu (27/7) lalu. ”Gelombang dan angin kencang. Cukup berisiko kalau melaut,” tuturnya.
Namun diakuinya, di tengah cuaca buruk itu, masih ada beberapa rekannya yang melaut.
”Kalau untuk pengguna jukung tidak berani. Ada beberapa yang pakai perahu speed boat untuk melaut,” bebernya.
Dia menuturkan, biasanya cuaca buruk akan berlangsung hingga 3 bulan kedepan. Beberapa nelayan yang tak bisa melaut memilih memperbaiki jaring dan peralatan melaut mereka.
Sedangkan sebagain ada yang beralih profesi sementara hingga kondisi cuaca normal kembali.***
Editor : Donny Tabelak