Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Anak Jalanan Kembali Berkeliaran di Gilimanuk. Pengamanan di Pintu Masuk Bali Dipertanyakan

Muhammad Basir • Rabu, 6 Agustus 2025 | 18:04 WIB

 

ANAK JALANAN: Tim di Kelurahan Gilimanuk mengamankan dua orang anak jalanan yang kepergok mengamen. Mereka bisa masuk ke Bali meski tidak mengantongi kartu identitas.
ANAK JALANAN: Tim di Kelurahan Gilimanuk mengamankan dua orang anak jalanan yang kepergok mengamen. Mereka bisa masuk ke Bali meski tidak mengantongi kartu identitas.

RadarBuleleng.id – Pengamanan di pintu masuk Pulau Bali, tepatnya di Pelabuhan Gilimanuk, patut dipertanyakan. Sebab, sejumlah anak jalanan berhasil masuk ke Pulau Bali.

Buktinya, belum lama ini aparat kelurahan Gilimanuk menemukan dua orang anak jalanan di sebuah rumah kosong di kawasan tersebut.

Kemarin (5/8/2025), ada lagi dua orang anak jalanan yang kepergok sedang mengamen di kawasan Gilimanuk.

Mereka mengaku kehabisan bekal untuk makan dan ongkos. Parahnya lagi, mereka berdua tidak mengantongi kartu identitas berupa KTP.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengatakan dua anak itu mengaku berasal dari wilayah Sumatera dan Banyumas, Jawa Tengah. 

Mereka masuk ke Bali dengan cara estafet, menumpang truk hingga tiba di Pelabuhan Ketapang. 

Baca Juga: Sempat Malak dan Mesum di Giimanuk, Dua Anak Jalanan Akhirnya Dipulangkan

Selanjutnya, mereka menyusup ke kapal tujuan Pelabuhan Gilimanuk dengan bersembunyi di dalam bak truk, untuk menghindari pemeriksaan petugas.

“Mereka kami amankan saat sedang mengamen. Tidak membawa kartu identitas dan berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Tony.

Ia menegaskan, tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Sebab, berdasarkan pengalaman sebelumnya, anak-anak jalanan yang datang tanpa tujuan dan bekal kerap dilaporkan memalak atau memaksa meminta uang kepada warga.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembinaan singkat, kedua anak tersebut akhirnya dipulangkan ke daerah asalnya melalui Pelabuhan Gilimanuk. 

“Sudah kami kembalikan ke Ketapang,” tegas Tony.

Ia menambahkan, sebagai wilayah pintu gerbang Bali, pihaknya bersama instansi terkait terus memperketat pengawasan terhadap mobilitas orang yang masuk. 

“Bukan melarang orang datang ke Bali, tapi kami minta agar tetap mematuhi aturan dan tidak mengganggu keamanan maupun ketertiban,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #estafet #kartu identitas #uang #kelurahan #pelabuhan #bekal #gilimanuk #pelabuhan gilimanuk #mengamen #ketapang #lurah #ktp #anak jalanan