Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Terkait Percepatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Indonesia, Tujuh Menteri Kumpul di Bali

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 19:05 WIB
Bahas percepatan operasional koperasi merah putih di seluruh Indonesia, tujuh Menteri Rapat  Konsolidasi di Bali.
Bahas percepatan operasional koperasi merah putih di seluruh Indonesia, tujuh Menteri Rapat Konsolidasi di Bali.

 

Radarbuleleng.jawapos.com- Bali menjadi tempat rapat konsolidasi dan percepatan operasionalisasi Koperasi Merah Putih, yang dihadiri tujuh menteri.

Dipimpin oleh Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, kemudian dihadiri Menteri Koperasi Budie Arie  Setiadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri PAN RB Rini Widyantini, Menteri Hukum dan Hak Asai Manusia Supratman Andi Agtas, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Gubernur Bali, Wayan Koster sebagai tuan rumah ikut duduk di depan mendampingi tujuh menteri tersebut di Wiswa Sabha Utama kemarin (8/8). 

Hadir juga Gubernur atau yang diwakili oleh Wakil Gubernur seluruh Indonesia mengikuti rapat konsolidasi tersebut.

Menteri Koordinator Pangan Zulhas menyebut, target harus segera terbentuk satgas Koperasi Merah Putih, menjalankan program utama Presiden Prabowo Subianto.

Segera terbentuk satgas dari pusat hingga kabupaten/kota. Zulhas pasang  target bulan ini telah terbentuk sebanyak 15 ribu koperasi. 

Zulhas meminta kepala daerah menginventaris lokasi yang bisa dijadikan koperasi.

Hasil pembahasannya, Gubernur segera mengkonsolidasi bupati/wali kota membentuk satgas percepatan pembentukan kopdeskel Merah Putih khusus bagi  belum terbentuk.

” Satu minggu ke depan akan dilakukan monev terkait pembentukan satgas ini,” ucap Zulhas sebelum menutup rapat. 

Koperasi ini tidak menyangkut soal simpan pinjam saja, tapi juga menjalankan bisnis, Bank Himbara (Himpunan Bank Kilik Negara) dan juga BUMN.

Koperasi Merah Putih dapat menjual gas LPG, pupuk, sembako dan obat-obatan karena mengikutsertakan Kimia Farma.

”Ini gotong royong semua terlibat termasuk BUMN. Kami pastikan terbentuk 100 persen satgas provinsi dan kabupaten/kota,” ucap Zulhas. 

Lebih lanjut disampaikan, Zulhas mengingatkan pembentukan Koperasi Merah Putih memperhatikan tempatnya dan juga yang menyediakan gudang (storage) memadai. Harapannya juga koperasi ini menjadi termasuk motor energi terbarukan.

”Kami meminta gubernur rapat dengan bupati/wali kota atau stakeholder terkait seperti PLN, Bulog dan pupuk dan lain-lain. Harap dimotori dengan baik,” imbuh pria yang juga menjabat Ketua Umum PAN ini.   

Sementara itu untuk di Bali, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku telah mengikuti program pusat.

Ia mengklaim telah tuntas membentuk Koperasi Merah Putih  sebanyak 716 di seluruh desa di kabupaten/kota.”Sudah terbentuk semua,” jawabnya singkat ditemui rapat konsolidasi.*** 

Editor : Donny Tabelak
#mendagri tito karnavian #Koperasi Merah Putih #gubernur bali #zulkifli hasan #wayan koster #pangan #menteri koperasi