RadarBuleleng.id - Seorang teknisi instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan, I Gede Agus Satria Bayu, 39, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat melakukan pengecekan pompa air di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Bali, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.
Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan rujukan dari Pustu Ceningan menuju East Medical.
Peristiwa bermula saat korban melakukan perbaikan pompa air di instalasi SWRO Ceningan. Adapun SWRO Ceningan digunakan untuk mengolah air laut menjadi air minum.
Setelah perbaikan selesai, pompa dibawa ke luar ruangan untuk pengecekan fungsi. Korban kemudian mencolokkan kabel pompa ke sumber listrik guna memastikan kipas berfungsi.
Karena kipas tidak berputar, korban memegang dan menggoyangkan pompa. Pada saat itu, korban tiba-tiba berteriak dan diduga kuat tersengat aliran listrik.
Mendengar teriakan tersebut, salah seorang pekerja di lokasi segera mencabut kabel listrik pompa untuk menghentikan aliran listrik. Setelah listrik terputus, korban terjatuh dalam kondisi lemah.
Korban lalu dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Ceningan untuk mendapatkan pertolongan pertama dan selanjutnya dirujuk ke East Medical.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan diduga menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengatakan, setelah menerima laporan, personel Polsubsektor Lembongan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.
Usai berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah korban diberangkatkan melalui Pelabuhan Bias Munjul, Ceningan, menggunakan boat menuju Sanur, kemudian dititipkan di RSUD Klungkung sambil menunggu keputusan lebih lanjut dari keluarga.
“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam pengoperasian dan perawatan instalasi yang melibatkan peralatan listrik dan pompa bertekanan tinggi,” jelasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya