Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mendagri Kembali Tunjuk Lihadnyana Jadi Pj. Bupati Buleleng. Bertugas Hingga Bupati Baru Terpilih

Eka Prasetya • Senin, 12 Agustus 2024 | 02:45 WIB

 

Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.
Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kembali menunjuk Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bali, Ketut Lihadnyana sebagai Pj. Bupati Buleleng. Lihadnyana akan bertugas hingga Bupati dan Wakil Bupati Buleleng hasil Pilkada 2024 dilantik.

Hal itu terungkap dalam surat Kementerian Dalam Negeri nomor 100.2.1.3/6046/OTDA tanggal 9 Agustus 2024. 

Surat tersebut ditandatangani Suryawan Hidayat yang menjabat sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Dalam surat itu terungkap bahwa Mendagri Tito Karnavian telah menandatangani surat perpanjangan tugas Pj. Bupati Buleleng. 

Surat perpanjangan itu dituangkan dalam SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-3321 Tahu 2024 tertanggal 8 Agustus 2024.

Baca Juga: Tiga Birokrat Pemprov Bali Masuk Bursa Pj. Bupati Buleleng

Saat dikonfirmasi, Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengaku sudah menerima SK Perpanjangan itu. 

Menurut Lihadnyana dengan penugasan itu, maka pihaknya juga akan menyusun APBD untuk tahun anggaran 2025 mendatang.

Rencananya pada tahun 2025, APBD Buleleng akan fokus pada pembangunan infrastruktur. 

Harapannya infrastruktur akan mendorong pengentasan kemiskinan, mengurangi angka pengangguran, serta menurunkan stunting.

Pihaknya juga akan fokus pada tata kelola birokrasi ke arah digitalisasi. Terutama dalam pendapatan pajak. Sehingga pendapatan pajak daerah semakin transparan dan akuntabel. 

“Kedepan kita juga harus berpikir bagaimana kemandirian fiskal bisa diwujudkan di Buleleng. Karena selama ini lebih banyak dana transfer dibandingkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Lihadnyana saat ditemui di DPRD Buleleng pada Minggu (11/8/2024). 

Ia berharap kepala daerah selanjutnya akan mampu meningkatkan kemampuan fiskal daerah. 

Sehingga PAD bisa sejajar dengan  dana transfer dari pemerintah pusat, atau bahkan lebih tinggi.

Lihadnyana menegaskan dirinya siap menjalankan tugas tersebut. Sebagai ASN, dia wajib melaksanakan tugas tersebut. Ia juga mengklaim tata kelola birokrasi di Buleleng sudah semakin baik. 

“Dalam 2 tahun, silahkan komparasi. Terutama dalam sistem tata kelola,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, pihaknya menyambut baik perpanjangan tersebut. 

Supriatna menilai Lihadnyana sudah paham betul soal tata kelola dan budaya birokrasi di Buleleng.

Ia mengaku sejak awal telah mengusulkan tiga nama. Selain Lihadnyana, ada nama Staf Ahli Gubernur Bali, Gede Suralaga serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Bali, I Dewa Gede Mahendra. 

“Kami hanya sebatas mengusulkan. Yang melakukan kajian dan menilai itu kan Mendagri,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Pj. Bupati Buleleng #ketut lihadnyana #mendagri #stunting #apbd #buleleng