SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng mulai menertibkan inventarisasi tugu dan gapura batas wilayah, baik batas kota maupun batas kabupaten.
Langkah tersebut diambil setelah ditemukan banyak tugu dan gapura batas yang ternyata belum tercatat sebagai aset pemerintah daerah.
Kabag Pemerintahan Setda Buleleng, Nyoman Agus Tri Kartika Yuda menjelaskan, penertiban penting dilakukan karena sejumlah aset batas wilayah belum memiliki kejelasan status kepemilikan.
“Sebagian aset batas wilayah belum memiliki kejelasan status kepemilikan dan pencatatannya,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Sejauh ini, beberapa tugu batas sudah tercatat di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng.
Sementara taman dan perindang yang berada di sekitar tugu dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng.
Namun sebagian besar gapura batas wilayah diketahui belum masuk daftar inventaris daerah.
“Pencatatan dilakukan oleh BPKPD Buleleng sambil menunggu hasil koordinasi lintas kabupaten,” imbuh pria yang akrab disapa Gustri itu.
Untuk memastikan kejelasan status dan penetapan pengelolaan aset, Bagian Pemerintahan Setda Buleleng akan berkoordinasi dengan Pemkab Jembrana dan Karangasem.
Setelah proses koordinasi dan penilaian selesai, BPKPD akan melakukan pencatatan resmi.
“Nanti akan ditetapkan juga perangkat daerah yang berwenang dalam pemeliharaan dan pengelolaan aset tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, pada Maret lalu, Bagian Pemerintahan Setda Buleleng telah menggelar rapat awal inventarisasi tugu batas kabupaten maupun batas kota di seluruh wilayah Buleleng.
Pembahasan tersebut digelar untuk menyamakan persepsi tentang pengelolaan sekaligus pemeliharaan tugu batas yang menjadi simbol penting batas administratif antarwilayah.
Harapannya, seluruh tugu batas dapat tampil lebih terawat, estetis, dan menjadi identitas yang membanggakan masyarakat Buleleng.
Terlebih, tugu batas antara Kabupaten Buleleng dan Tabanan sempat disorot karena perbedaan bentuk yang dianggap “ibarat langit dan bumi”. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya