Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Diduga karena Konflik Keluarga, Pensiunan Guru di Klungkung Ancam Tetangga Pakai Sabit

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 29 Mei 2025 | 19:39 WIB

 

Ilustrasi senjata tajam
Ilustrasi senjata tajam

RadarBuleleng.id - Warga Jalan Plawa, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung, sempat dibuat heboh dengan aksi pengancaman menggunakan senjata tajam, yang terjadi pada Sabtu (24/5/2025) pagi. 

Seorang perempuan yang hendak mengantar anaknya ke sekolah nyaris menjadi korban, setelah seorang pria melempar sabit ke jalan dan mengacungkannya sambil berteriak.

Belakangan diketahui, pelaku pengancaman berinisial MS, yang merupakan pensiunan guru sekaligus tetangga korban. 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal Satreskrim Polres Klungkung, aksi tersebut diduga dipicu masalah internal keluarga. Mengingat antara pelaku dan korban masih memiliki hubungan kekerabatan.

“Iya, benar. MS sudah dimintai keterangan sebagai saksi, karena statusnya masih dalam proses penyelidikan. Pelapor dan terlapor ini masih kerabat,” jelas Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono.

Polisi kini tengah mengumpulkan barang bukti, termasuk sabit (arit) yang digunakan pelaku dalam kejadian tersebut. 

Rekaman CCTV dari lokasi kejadian juga sedang dianalisis guna memperkuat proses penyelidikan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 07.10 WITA, saat korban bersiap mengantar anaknya ke sekolah menggunakan sepeda motor. 

Tiba-tiba, MS keluar dari rumah dan melempar sabit ke aspal sambil mengancam. Pelaku kemudian mengambil kembali sabit itu dan mengacungkannya ke udara, sembari berteriak ke arah korban yang sudah berjarak sekitar tiga meter dari lokasi.

Korban yang ketakutan langsung berteriak meminta pertolongan warga. Sementara itu, sang suami yang sedang berada di garasi sempat menyaksikan kejadian tersebut dan menyarankan istrinya tetap melanjutkan perjalanan mengantar anak mereka.

Setelah korban pergi, pelaku justru beralih mengancam suami korban. Namun, pria tersebut memilih menghindari konfrontasi dengan masuk ke dalam rumah. 

Malam harinya, sekitar pukul 23.23 WITA, korban dan suaminya akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Klungkung.

“Kasus ini masih kami dalami. Motif pastinya masih dalam proses penyelidikan,” tutup AKP Widiono. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#guru #senjata tajam #arit #keluarga #klungkung #Sabit #cctv #pensiunan