Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tas Berisi Uang dan Emas 80 Gram Raib di RS Gema Santi. Pelakunya Ternyata Penjaga Pasien

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 5 Maret 2026 | 16:20 WIB

 

DIGELANDANG: Polisi menggelandang seorang petani yang mencuri tas milik pasien di RS Gema Santi, Nusa Penida.
DIGELANDANG: Polisi menggelandang seorang petani yang mencuri tas milik pasien di RS Gema Santi, Nusa Penida.

RadarBuleleng.id - Aksi pencurian terjadi di lingkungan RS Gema Santi, Selasa (3/3/2026). 

Seorang penjaga pasien, I Gede Agus Indra Martawan, 37, asal Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Bali, kehilangan tas berisi uang tunai, perhiasan emas, dan identitas pribadi yang tertinggal di lemari Kamar Srikandi. 

Hal yang mengejutkan, pelakunya ternyata sesama penjaga pasien di kamar tersebut.

Peristiwa bermula saat istri korban menjalani perawatan di Kamar Srikandi. Selama mendampingi istrinya, korban menyimpan tas pribadinya di dalam lemari ruang rawat. 

Ketika sang istri dipindahkan ke ruang VIP, korban fokus mengurus proses pemindahan hingga lupa membawa tas tersebut.

Di dalam tas itu tersimpan uang tunai Rp 6 juta, sejumlah dokumen identitas, serta perhiasan emas seberat sekitar 80 gram. 

Keesokan harinya, korban baru teringat dan kembali ke kamar untuk mengambilnya. Namun tas tersebut sudah raib. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 198 juta.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Nusa Penida. Mendapat laporan, Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya langsung memimpin Tim Jalak melakukan penyelidikan.

Kondisi CCTV di sekitar lokasi yang sedang dalam perbaikan sempat menjadi kendala. Meski demikian, petugas tetap bergerak cepat dengan mendalami keterangan para saksi, menganalisis situasi tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan langkah teknis lainnya secara sistematis.

Hasil penyelidikan mengarah pada terduga pelaku berinisial IWK, 65, warga Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida. Pria yang berprofesi sebagai petani itu tak lain merupakan penjaga pasien yang juga dirawat di Kamar Srikandi. 

Ia diduga memanfaatkan kelengahan korban untuk mengambil tas berisi barang berharga tersebut.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menyimpan barang berharga, terutama di ruang publik. 

”Kami pastikan setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan serius,” katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #emas #tkp #RS Gema Santi #vip #pencurian #Nusa Penida #uang tunai #cctv #pasien #perhiasan