Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mengenal RSU Puri Raharja yang Kini Berusia 33 Tahun, Ternyata Sebelumnya Rumah Bersalin Sederhana

Donny Tabelak • Jumat, 29 November 2024 | 15:39 WIB

 

RSU Puri Raharja memasuki usianya yang ke 33 tahun. RSU Puri Raharja komitmen memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat pada umumnya dan anggota KORPRI beserta keluarga pada khususnya.
RSU Puri Raharja memasuki usianya yang ke 33 tahun. RSU Puri Raharja komitmen memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat pada umumnya dan anggota KORPRI beserta keluarga pada khususnya.

radarbuleleng.id- Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja yang beralamat di Jalan WR. Supratman Denpasar, Bali, memasuki usianya yang ke 33 tahun.

Sekadar diketahui, sebelum menjadi RSU, awalnya RSU Puri Raharja adalah sebuah Rumah Bersalin yang sederhana yang didirikan pada tahun 1972.

“ Awalnya BKIA yang kemudian dikembangkan lebih lanjut menjadi Rumah Barsalin. Bertepatan dengan Ulang Tahun KORPRI yaitu pada tanggal 29 November 1991, kemudian Rumah Bersalin ini ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Umum, serta diresmikan oleh Gurbernur Daerah Tingkat I Bali dan Ketua Dewan Pembina KORPRI Propinsi Bali menjadi Rumah Sakit Umum Puri Raharja,” kata Direktur RSU Puri Raharja, Dr Gede Bagus Darmayasa, Jumat (29/11/2024).

Saat ini, kata dr. Bagus yang juga mantan Dirut RSUD Bali Mandara ini, RSU Puri Raharja sudah berbentuk perseroan terbatas (PT) dengan komposisi kepemilikan saham: Pemda Propinsi Bali 58,2 persen; Yayasan Korpri Pusat 37,6 persen; dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali 4,2 persen.

“ Terkait visi RSU Puri Raharja, kami menjadikan Rumah Sakit Umum Puri Raharja sebagai sarana pelayanan kesehatan yang berkualitas, memenuhi standar dan terpercaya,” sambung dr. Bagus.

Sementara untuk misi, lanjut dr. Bagus yang dikenal sebagai pelukis handal ini adalah memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat pada umumnya dan anggota KORPRI beserta keluarga pada khususnya, dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan dr. Bagus, RSU Puri Raharja sebagai penyelenggaraan Rumah Sakit akan memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan bermutu sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Hal itu disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat dengan berpegang teguh kepada etika profesi.

Direktur RSU Puri Raharja, Dr Gede Bagus Darmayasa (tengah) saat berbagi kasih untuk saudara disabilitas di Desa BanyuningAmed, Karangasem, Bali.
Direktur RSU Puri Raharja, Dr Gede Bagus Darmayasa (tengah) saat berbagi kasih untuk saudara disabilitas di Desa BanyuningAmed, Karangasem, Bali.

Mantan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali ini menambahkan, cita- cita awal dari pendiri RSU Puri Raharja untuk membantu masyarakat dan anggota Korpri didalam mencari pelayanan kesehatan.

“ Saat itu di tahun 90an awal jumlah rumah sakit di Denpasar masih sangat minim, terutama rumah sakit swasta, sehingga para pendiri merasa perlu mendirikan rumah sakit yang bisa melayani masyarakat dan anggota Korpri saat itu,” ungkapnya.

Niat baik para pendiri tersebut, kata dr. Bagus, tercermin dari peresmian yang dilakukan oleh Gubernur Kepala Daerah Tk 1 Bali yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina KORPRI Propinsi Bali.

Peresmiannya juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Korpri 29 November 1991 serta pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali

Saat ini di usianya yang ke 33, kata dr. Bagus, tentu berbeda dengan saat pendirian.

Kini persaingan Rumah Sakit semakin sangat ketat, itu ditandai dengan banyaknya bermunculan rumah sakit-rumah sakit baru dengan segala sarana dan fasilitas yang lengkap dan menjanjikan.

Hal ini tentu menjadi suatu tantangan tersendiri bagi RSU Puri Raharja agar tetap eksis dan mampu menjawab tantangan tersebut.

“ Menghadapi tantangan perubahan yang cukup cepat utamanya dibidang kesehatan RSU Puri Raharja mengembangkan karakter kompetitif dan inovatif yang akan mendorong untuk terus belajar dan berusaha menyesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat akan kesehatan. Yang pasti pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan kepada masyarakat dan utamanya anggota Korpri harus tetap dipertahankan dilanjutkan dan ditingkatkan,” tandasnya.

Dirgahayu RSU Puri Raharja ke- 33. Semoga tetap jaya dan selalu menjadi pilihan masyarakat dalam mencari pelayanan pesehatan.***

Editor : Donny Tabelak
#rsud bali mandara #rsu puri raharja #kopri #dr bagus darmayasa