Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng Berkolaborasi. Beri Pelatihan Kuliner untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Eka Prasetya • Selasa, 15 Oktober 2024 | 02:23 WIB

 

BANTUAN: Penyerahan bantuan kepada warga miskin yang mengikuti pelatihan kuliner.
BANTUAN: Penyerahan bantuan kepada warga miskin yang mengikuti pelatihan kuliner.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ada cara menarik yang dilakukan pemerintah dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Buleleng. 

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagperinkop-UKM) Buleleng mengadakan Pelatihan Teknis Keterampilan Kuliner Angkatan VI dan VII. 

Pelatihan itu menyasar warga miskin dari delapan desa di Kabupaten Buleleng. Yaitu Desa Tigawasa, Cempaga, Kaliasem, Sidatapa, Kayuputih, Sembiran, Tampekan, dan Gobleg.

Pelatihan tersebut diadakan selama tiga hari, mulai 14-16 Oktober 2024. Tercatat ada 74 orang yang ikut ambil bagian.

Plt. Kepala UPTD Diklat Koperasi UMKM Provinsi Bali, I Putu Wira Dirgantara, dalam laporannya menyatakan bahwa selain keterampilan kuliner, peserta juga menerima peralatan praktik berupa kompor dua tungku, regulator dan selang gas, tabung gas, serta panci dandang. 

"Diharapkan dengan peralatan ini, peserta bisa mulai merintis usaha sendiri, yang akan membantu meningkatkan perekonomian mereka," ujar Wira Dirgantara. 

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) tahun 2024 di Kabupaten Buleleng.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Ketut Meniarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan kuliner ini tidak hanya bertujuan membuka peluang usaha, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. 

"Program pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan. Kami berharap peserta dapat memanfaatkan keterampilan ini untuk membangun usaha kecil yang mandiri dan berkelanjutan," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Disdagperinkop-UKM Buleleng, Dewa Made Sudhiarta, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelatihan ini, mulai dari pemerintah daerah hingga narasumber yang berbagi ilmu. 

Ia juga mendorong peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. "Jadikan pelatihan ini sebagai ajang untuk memperluas pengetahuan, memperdalam keterampilan, dan jangan takut berinovasi," pesannya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kemiskinan ekstrem #warga miskin #kuliner #buleleng