Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Astungkara! Empat Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Selamat di Perairan Bali

Ali Sodiqin • Kamis, 3 Juli 2025 | 14:14 WIB

 

SELAMAT: Tiga penumpang KMP Tunu Pratam Jaya ditemukan  selamat di perairan Cekik, Bali. Tim SAR masih melakukan pencarian korban lainnya.
SELAMAT: Tiga penumpang KMP Tunu Pratam Jaya ditemukan selamat di perairan Cekik, Bali. Tim SAR masih melakukan pencarian korban lainnya.

RadarBuleleng.id - Di tengah kabar duka tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, secercah harapan muncul. Empat orang ditemukan selamat setelah semalaman terombang-ambing di laut. 

Mereka berhasil bertahan hidup dengan menaiki sekoci yang dilepas saat kapal mulai karam.

Keempat korban selamat itu adalah Sandi Waryawan, Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal, serta tiga penumpang asal Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, yaitu Romi Alfa Hidayat, Manson, dan Saroji.

Mereka mendarat di pesisir Cekik, Gilimanuk, Bali, pada Kamis pagi (3/7/2025), dalam kondisi selamat. 

Evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya para korban dibawa ke Pelabuhan Gilimanuk untuk mendapat pemeriksaan medis.

“Satu ABK dan tiga penumpang berhasil selamat. Kondisi mereka sehat dan stabil,” ujar Kepala KSOP Tanjungwangi, Capt. Purgana, saat konferensi pers di ruang monitoring ASDP Ketapang, Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, mengungkapkan bahwa Sandi Waryawan bertindak cepat saat kapal mulai mengalami gangguan. 

"Begitu kapal blackout dan mulai miring, KKM segera membuka sekoci dan menyelamatkan tiga penumpang lainnya. Mereka bertahan di tengah gelombang tinggi hingga akhirnya mencapai pesisir," terangnya.

Suasana dramatis menyelimuti proses pendaratan mereka. Dengan kondisi malam yang gelap dan ombak mencapai 2,5 meter, sekoci kecil itu akhirnya berhasil membawa mereka ke daratan.

Ketiganya yang merupakan warga Banyuwangi rencananya segera dipulangkan ke kampung halaman. “Kami terus berkoordinasi untuk proses pemulangan mereka,” tambah Kapolresta Rama.

Sementara itu, pencarian terhadap 61 orang lainnya masih berlangsung. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus menyisir perairan dan pesisir di sepanjang Selat Bali. Armada pencarian juga ditambah untuk memperluas jangkauan operasi.

“Kami kerahkan seluruh potensi SAR yang ada. Mohon doanya agar semua korban segera ditemukan,” imbuh Kapolresta Rama.

Pantauan di Pelabuhan Ketapang menunjukkan suasana masih penuh ketegangan. Posko siaga tetap aktif, ambulans dan tenaga medis bersiap menyambut kedatangan korban yang mungkin ditemukan sewaktu-waktu.

Kronologi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Gilimanuk pada Rabu malam (2/7/2025), pukul 22.56 WIB. Namun sekitar pukul 23.20 WIB, kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan. 

Sempat terdengar permintaan bantuan melalui radio Channel 17, namun tak lama kemudian kapal mengalami blackout, miring, lalu terbalik dan tenggelam.

Kapal tersebut mengangkut 65 orang. Terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru. Serta memuat 22 kendaraan, termasuk 14 truk tronton.

Menurut Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP), Ni Putu Cahyani Negara, faktor cuaca buruk dan dugaan kebocoran di ruang mesin menjadi penyebab sementara insiden ini. BMKG mencatat tinggi gelombang saat kejadian mencapai 2,5 meter. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #selat bali #KMP Tunu Pratama Jaya #sekoci #penumpang #basarnas #gilimanuk #tni #sar