Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Prabowo Tinjau Korban Banjir di Denpasar, Walikota Pastikan Bantuan Mengalir

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 14 September 2025 | 17:41 WIB

 

CEK BANJIR: Presiden RI, Prabowo Subianto (baju krem) bersama Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya (baju putih) saat melihat dampak banjir yang terjadi di Denpasar, Bali.
CEK BANJIR: Presiden RI, Prabowo Subianto (baju krem) bersama Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya (baju putih) saat melihat dampak banjir yang terjadi di Denpasar, Bali.

RadarBuleleng.id - Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Qatar, Presiden Prabowo Subianto langsung terbang ke Bali untuk meninjau korban banjir di Gang Gajah Mada IV, Banjar Gerenceng, Denpasar, Sabtu (13/9/2025).

Prabowo datang sekitar pukul 13.04 Wita. Awalnya, ia dijadwalkan menuju Pasar Kumbasari. Namun, agenda mendadak berubah. 

Presiden justru memilih menyusuri gang sempit untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang terendam banjir.

Di Jalan Gadjah Mada IV, Denpasar, Presiden Prabowo menelusuri gang-gang sempit yang sebelumnya tergenang banjir. 

Ia menyapa warga satu per satu, bahkan sesekali menjabat tangan mereka. Bahkan terlibat tanya jawab dengan warga, baik bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak.

Beberapa anak-anak yang ditemuinya pun mendapat perhatian khusus. “Nggak sekolah hari ini?” tanya Prabowo. 

“Libur Pak, karena hari Sabtu,” jawab anak-anak. Prabowo kemudian menyalami mereka sambil berpesan agar tetap sabar menghadapi musibah.

Usai meninjau kawasan perumahan, Presiden melanjutkan perjalanan ke Pasar Kumbasari, salah satu titik aktivitas ekonomi yang juga terdampak luapan Tukad Badung.

Di sana, ia kembali menyapa para pedagang yang kiosnya sempat terendam air. “Terima kasih ya semuanya, baik-baik ya,” ujar Prabowo seraya menyalami warga.

Seperti diketahui, Denpasar menjadi wilayah terparah terdampak banjir pada Rabu (10/9/2025) lalu. Sejumlah rumah yang berada di tepi aliran sungai rusak berat akibat luapan air.

Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang ikut mendampingi, mengaku tak mengetahui secara pasti rumah warga mana yang disambangi Presiden. 

"Yang jelas Bapak Presiden tadi mengunjungi salah satu korban rumah. Kami datanya memang belum masuk karena rencana awal beliau ke Pasar Badung," ujar Jaya Negara.

Jaya menambahkan, kunjungan itu berlangsung tanpa koordinasi dengan Pemkot. Ia baru tahu saat pasukan pengamanan presiden (Paspampres) memasuki Gang Gajah Mada. 

Meski begitu, ia menegaskan pendataan korban sudah berjalan di tingkat desa dan kelurahan. 

"Yang mendata lingkungan korban adalah kepala desa dan lurah," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Terkait penanganan pasca banjir, Pemkot Denpasar sudah menyiapkan bantuan perbaikan rumah warga yang rusak berat dengan nilai maksimal Rp 100 juta, khusus bagi mereka yang memiliki sertifikat rumah.

Selain itu, Jaya Negara juga menyerahkan dana suka duka kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir. 

Dari total 11 korban jiwa, sembilan di antaranya sudah menerima bantuan, sementara dua lainnya belum ditemukan. 

"Sembilan sudah menerima bantuan dari Denpasar dan Kementerian Sosial. Cuma satu belum menerima bantuan di Monang Maning yang dikunjungi Pak Wapres. Akan kami tindak lanjuti segera," ujarnya.

Ahli waris korban dipastikan mendapat santunan Rp 15 juta dari Pemkot Denpasar. Jika ditotal dengan bantuan pemerintah pusat, minimal keluarga korban menerima Rp 30 juta. 

"Kami menyerahkan langsung, bukan simbolis. Dana Rp 15 juta langsung masuk ke rekening keluarga korban," tegas Jaya Negara. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gang sempit #korban #bali #walikota #rumah #prabowo subianto #denpasar #qatar #kunjungan #banjir #ekonomi #prabowo #presiden