Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tragedi Pondok Al Khoziny Sidoarjo: Prabowo Perintahkan Cak Imin Cek Bangunan Ponpes di Indonesia

Acep Tomi Rianto • Senin, 6 Oktober 2025 | 19:57 WIB

Santri dan polisi bahu membahu melakukan evakuasi musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).
Santri dan polisi bahu membahu melakukan evakuasi musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).

RadarBuleleng.id - Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi penting dan mendesak kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Prabowo meminta Cak Imin segera memeriksa dan mengevaluasi kelayakan serta struktur bangunan seluruh pondok pesantren (ponpes) resmi di Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, perintah tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo kepada Muhaimin dalam rapat terbatas di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (5/10/2025) malam.

"Presiden telah memerintahkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar beserta jajaran kementeriannya, untuk memeriksa dan memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya, serta memberikan bantuan,” kata Teddy, Senin (6/10/2025).

Perintah tersebut muncul sebagai respons cepat terhadap musibah robohnya salah satu bagian bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah menelan puluhan korban jiwa.

"Presiden telah memerintahkan Menko PM (Muhaimin Iskandar) untuk segera memeriksa dan memperbaiki semua pondok pesantren resmi," ujar Teddy.

Dia menekankan bahwa langkah ini adalah upaya untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan insiden ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny tengah menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo.

"Presiden memonitor terus, makanya Pak Presiden memerintahkan kepada para menteri terkait, dan gubernur, wakil gubernur untuk memberikan perhatian terkait hal tersebut," katanya.

Prasetyo menambahkan, Pak presiden telah memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh bangunan pondok pesantren, terutama dari segi keamanan dan keselamatan.

"Evaluasi ke depan semua pondok pesantren kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan, infrastruktur di ponpes masing-masing," Ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskna, Cak Imin diperintahkan untuk memastikan seluruh bangunan infrastruktur ponpes didata dan dievaluasi keamanannya dari sisi struktur.

Presiden juga meminta agar pemerintah memberikan bantuan teknis dan menekankan kepada pengelola pondok pesantren untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung, terutama agar tidak membangun tanpa standar dan kalkulasi ilmu teknik.

Mensesneg Prasetyo Hadi menambahkan, saat ini pemerintah tengah mencari cara untuk memberikan bantuan teknis kepada pesantren yang sedang dalam proses pembangunan.

Hal ini dilakukan agar pembangunan di ponpes, yang sering kali dilakukan secara gotong royong, tetap melibatkan ahli konstruksi.

Sebelum perintah resmi dari Presiden Prabowo dikeluarkan, Menko Muhaimin Iskandar telah lebih dulu menanggapi insiden di Sidoarjo saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana.

Cak Imin, yang juga merupakan tokoh sentral di lingkungan pesantren, meminta agar pengelola ponpes menjadikan tragedi Al Khoziny sebagai pelajaran yang sangat mahal.

"Ini adalah keprihatinan kita dan nanti harus kita ubah semua pola, pesantren tidak boleh membangun sendiri. Harus ada tim teknisi," ucap Cak Imin saat di Sidoarjo.

Ia secara khusus mengimbau kepada ponpes yang sedang membangun fasilitas agar menghentikan sementara proses pembangunan jika belum ada pendampingan dari ahli konstruksi.

Permintaan ini dilandasi fakta bahwa robohnya bangunan di Al Khoziny diduga kuat akibat kegagalan konstruksi atau structural failure, bukan semata-mata faktor alam. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pondok pesantren #keamanan #bangunan #mensesneg #menteri #seskab #sidoarjo #ponpes #prabowo subianto #muhaimin iskandar #sekretaris kabinet #cak imin #Ponpes Al Khoziny #presiden