Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

La Nina dan Siklon Tropis Muncul, BKMG Prediksi Curan Hujan Ekstrem Muncul Hingga Maret 2026

Dianisa Damayanti • Kamis, 6 November 2025 | 20:48 WIB
ilustrasi cuaca ekstrem
ilustrasi cuaca ekstrem

RadarBuleleng.id - BMKG mengingatkan periode rawan cuaca ekstrem pada November 2025 hingga Maret 2026.

Kombinasi La Nina kategori lemah dan meningkatnya siklon tropis diperkirakan memicu hujan sangat lebat, angin kencang, petir, serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Dampak La Nina saat ini tergolong lemah. Namun interaksi dengan monsun dan dinamika atmosfer seperti MJO, gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin tetap bisa memperkuat intensitas hujan di wilayah tertentu,” tulis BMKG.

Lembaga itu menegaskan, La Nina lemah tidak otomatis membuat seluruh wilayah berada di atas normal, tetapi risiko banjir dan longsor meningkat saat bertepatan dengan puncak musim hujan.

Wilayah berisiko meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Pemerintah daerah, sekolah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat memperkuat mitigasi. Baik itu membersihkan saluran drainase, tata aliran air, dan memangkas pohon rapuh sebelum cuaca memburuk.

Aktivitas siklon tropis di Samudera Hindia bagian selatan menjadi perhatian.

Siklon tropis berpotensi membawa hujan sangat lebat dan angin kencang, terutama di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Nelayan dan pelaku wisata bahari perlu mewaspadai gelombang tinggi.

Sepekan terakhir, pemantauan mencatat hujan harian ekstrem di beberapa lokasi Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

BMKG menyebut kondisi tersebut sebagai sinyal atmosfer yang sangat aktif. Puncak musim hujan diproyeksikan berlangsung pada Desember, Januari, dan Februari.

“Periode November 2025 hingga Maret 2026 adalah masa siaga bencana hidrometeorologi; pantau selalu peringatan dini resmi,” tegas BMKG. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tropis #bali #petir #pemerintah #drainase #bmkg #Maret 2026 #hujan #siklon #angin kencang #la nina #jawa #cuaca ekstrem