Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gagal Jegal Thailand, Komang Ayu dkk Harus Puas Dapat Perunggu di Malaysia

I Wayan Widyantara • Selasa, 20 Februari 2024 | 02:15 WIB

 

BAWA PULANG MEDALI: Atlet bulu tangkis Indonesia membawa pulang medali perunggu dari ajang BATC Malaysia 2024.
BAWA PULANG MEDALI: Atlet bulu tangkis Indonesia membawa pulang medali perunggu dari ajang BATC Malaysia 2024.

RadarBuleleng.id - Atlet bulu tangkis asal Buleleng, Komang Ayu Cahya Dewi dan kawan-kawannya di dalam tim bulu tangkis Indonesia, harus puas membawa pulang medali perunggu pada ajang Badminton Asia Team Championship (BATC).

Tim Indonesia gagal menahan laju tim Thailand saat berkompetisi pada babak semifinal BATC 2024.

Mereka tertinggal dengan skor telak 3-1. Sehingga gagal masuk ke babak final. Mereka harus puas dengan mengantongi medali perunggu.

"Inilah resiko permainan beregu yang sifatnya kolektif, namun demikian saya berharap Komang tetap tegar mempersiapkan mental tanding agar tetap punya visi menang dalam setiap pertandingan," kata Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja, Senin (19/2/2024).

Baca Juga: Komang Ayu Cahya Dewi: Setia Membela Bumi Panji Sakti

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI (Kabid Binpres PP PBSI), Rionny Mainaky menyatakan tetap bersyukur dengan prestasi tersebut. 

Ia menyebut Komang Ayu dkk sudah menunjukkan permainan serta perlawanan yang membuat tim lawan kewalahan.

Menurutnya tim yang dikirim kali ini merupakan pemain muda dan pemain pelapis. Tim putri mampu masuk babak semifinal, sementara tim putra masuk perempat final. Hal itu menunjukkan mereka memiliki mental pemenang.

Khusus sektor tim putri, menurutnya hasil medali perunggu sudah sangat cukup. Pemain pelapis bisa memberikan perlawanan. 

Dengan diperkuat bukan pemain inti, pemain bisa tampil maksimal dan bisa menimba banyak pengalaman penting di kejuaraan beregu. 

"Ini kejuaraan yang penting untuk melatih mental pemain, terutama bagi pemain muda. Pemain belajar untuk tidak perlu takut sepanjang nyalinya bagus. Sebagus apapun latihan kalau tidak berani, ya percuma. Selain latihan tekun, pemain perlu juga berjuang lebih keras dan berani di lapangan," ujarnya.

Hasil di BATC tersebut akan menjadi salah satu gambaran bagi tim Indonesia untuk menghadapi perebutan Piala Thomas dan Uber nanti. "

Para atlet juga harus berlatih lebih keras lagi dan meningkatkan terus daya juang di lapangan. Pemain harus lebih berani, tidak takut, dan punya nyali," demikian Rionny. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#komang ayu cahya dewi #bulu tangkis #buleleng #pbsi #malaysia