SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Di tengah ketatnya persaingan catur pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025.
Sosok Putu Luhur Apngal Kusuma yang notabene seorang master nasional, tampil sebagai tumpuan Buleleng.
Meski kini menempuh pendidikan di Jakarta, ia tetap memilih membela daerah asalnya. Loyalitas tersebut membuat namanya kian disorot.
Luhur sukses mempersembahkan dua medali emas untuk Buleleng. Masing-masing dari nomor Catur Standar Perorangan Putra dan Catur Cepat Perorangan Putra.
Baginya, raihan itu sangat melegakan. Ia harus bekerja keras selama tiga bulan latihan intensif bersama pelatih internasional master di Jakarta.
Medali emas itu bukan sekadar medali. Tetapi bentuk balas budi pada tanah kelahirannya.
Baca Juga: Pembangunan di Buleleng Dinilai Terlalu Singaraja-sentris, DPRD Desak Pemerataan
Ia lahir dan besar di Buleleng. Menjadi atlet sejak usia belia. Namanya kian moncer saat duduk di bangku SMP. Kala itu ia meraih medali emas pada kompetisi pelajar nasional.
“Dari dulu sampai sekarang, saya merasakan perhatian nyata dari KONI maupun Pemkab Buleleng. Bonus atlet juga meningkat, dulu Rp 25 juta sekarang sudah lebih dari Rp 40 juta. Itu yang membuat saya nyaman tetap di sini,” ujarnya tegas.
Tidak bisa dipungkiri, Luhur kerap mendapat tawaran dari daerah lain. Bahkan ada yang berani memberikan iming-iming uang tunai di awal. Namun, ia tidak bergeming.
“Ada sih tawaran dari kabupaten lain, tapi saya tetap komit di Buleleng,” ungkapnya.
Luhur mengakui persaingan di Porprov Bali kali ini sangat ketat. Denpasar menurunkan VD Master, sementara Gianyar punya pemain tangguh. Meski begitu, persiapan matang membuatnya tetap percaya diri.
“Latihan cukup banyak, ada sparing juga, dan saya mendapat arahan dari pelatih luar. Itu sangat membantu,” katanya.
Luhur menunjukkan bahwa loyalitas bukan sekadar kata, melainkan komitmen untuk mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga bergengsi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya