Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dua Atlet Buleleng Jalani TC di Tabanan, Siap Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Vovinam 2025

I Wayan Widyantara • Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:29 WIB

 

JALANI TC: Atlet Buleleng, Kadek Jensen Astika (apling kiri) dan I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi (paling kanan) saat menjalani TC di Tabanan, Bali. Mereka akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Vovinam.
JALANI TC: Atlet Buleleng, Kadek Jensen Astika (apling kiri) dan I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi (paling kanan) saat menjalani TC di Tabanan, Bali. Mereka akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Vovinam.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabupaten Buleleng akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 yang akan digelar pada awal November mendatang. 

Menjelang ajang internasional tersebut, dua atlet asal Buleleng kini tengah mengikuti pemusatan latihan (training center/TC) di Kabupaten Tabanan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Dua atlet yang dimaksud adalah Kadek Jensen Astika dan I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi. 

Keduanya terpilih mewakili Indonesia setelah melalui proses seleksi, dan kini digembleng dengan latihan intensif mencakup fisik, teknik, hingga strategi tanding.

Meski baru pertama kali mendalami cabang olahraga Vovinam—bela diri asal Vietnam—kedua atlet tersebut mengaku siap mengikuti seluruh rangkaian TC.

Apalagi mereka berdua sudah memiliki pengalaman dari berbagai disiplin bela diri. Baik itu Pencak Silat, Wushu, dan Muaythai.

Kadek Jensen mengungkapkan rasa bangganya bisa mewakili Indonesia, terlebih kejuaraan dunia tahun ini akan digelar di tanah kelahirannya, Buleleng.

“Rasanya luar biasa bisa dipercaya masuk tim nasional. Ini menjadi motivasi besar untuk memberikan yang terbaik, apalagi kejuaraan dunia nanti dilaksanakan di Buleleng. Kami berlatih keras setiap hari agar bisa tampil maksimal,” ujarnya.

Ketua Tim Pelaksana Kejuaraan Dunia Vovinam 2025, I Ketut Wiratmaja menyebut penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah merupakan buah dari kerja keras banyak pihak. 

Kejuaraan dunia tersebut rencananya akan dipusatkan di GOR Undiksha Jinengdalem, Singaraja.

Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan potensi olahraga sekaligus pariwisata Buleleng ke panggung internasional.

“Buleleng memiliki fasilitas yang memadai dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri ini sangat tinggi. Kami menyiapkan semuanya, mulai dari venue, akomodasi, hingga sistem pertandingan agar pelaksanaan kejuaraan dunia nanti berjalan lancar,” jelasnya.

Wiratmaja, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Buleleng, menambahkan bahwa adanya atlet lokal yang memperkuat tim nasional menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

“Kami bangga ada atlet asal Buleleng di timnas. Ini menunjukkan pembinaan atlet di daerah mulai membuahkan hasil,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 di Buleleng akan berlangsung pada 1–8 November di GOR Undiksha Jinengdalem, Singaraja. Ajang ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 600 atlet dan official dari 20 negara peserta. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pencak silat #kejuaraan dunia #Tim Nasional #bela diri #venue #atlet #vovinam #akomodasi #tc #wushu #undiksha #pemusatan latihan #tuan rumah #koni #muaythai #buleleng