SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pertarungan di Grup D Liga 3 PSSI Buleleng berlangsung panas di Stadion Mayor Metra Singaraja, Selasa (11/11/2025).
Dua pertandingan awal menyuguhkan hujan gol dan permainan terbuka. PORS Seririt vs Persega Gerokgak dan Dream Team FC Seririt vs Gondol FC sama-sama menghadirkan drama dan tensi tinggi.
Gondol FC yang bermain pada pukul 16.00 WITA, tampil garang sejak menit awal menghadapi Dream Team FC Seririt.
Erwin, pemain bernomor punggung 10, menjadi momok pertahanan tim lawan.
Baru lima menit laga berjalan, ia membuka pesta gol lewat tandukan.
Menit ke-1919, Erwin kembali mencetak gol usai lolos dari kawalan bek dan melakukan chipping manis.
Gondol FC semakin menggila. Menit 22, Erwin menyambar peluang dari titik putih dan mencatatkan hattrick. Tiga gol dalam 22 menit.
Tujuh menit kemudian (menit ke-29), Erwin resmi menorehkan quattrick, menjadikan skor 0-4. Hal itu sekaligus menjadikan Erwin sebagai top skor sementara di Liga 3.
Dream Team FC baru bisa memperkecil keadaan lewat tendangan penalti Rizki di menit 33. Skor 1-4 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Dream Team FC mencoba bangkit. Namun tekanan Gondol FC masih sulit dibendung.
Situasi kian berat setelah Imam, pemain nomor 11 Dream Team FC, mendapatkan kartu kuning kedua pada menit 53. Seririt harus bermain dengan 10 pemain.
Gondol kembali menambah gol lewat tandukan Wahyu di menit 82. Gol itu mengunci kemenangan Gondol FC 5-1 sekaligus menegaskan dominasi mereka di laga perdana.
“Karena perdana, targetnya poin penuh. Kalau bisa tetap menang sampai pertandingan terakhir. Dari segi fisik pemain agak melemah di babak kedua, harusnya bisa lebih banyak gol,” ujar Pelatih Gondol FC, Agan.
Sementara pada laga yang berlangsung pukul 14.00 WITA, PORS Seririt harus mengakui keunggulan Persega Gerokgak.
Pertandingan berjalan cepat sejak menit awal. Baru lima menit berjalan, PORS Seririt sudah menggedor lewat Haikal yang memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Gol cepat itu memicu permainan terbuka dari kedua tim.
Persega coba bangkit. Jelang turun minum, Ketut Budiasa mengeksekusi penalti di menit 42 untuk membuat skor imbang 1-1. Babak pertama ditutup dengan tensi tinggi dan jual-beli serangan.
Di babak kedua, PORS Seririt justru terpeleset. Basir melakukan gol bunuh diri yang mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Persega semakin percaya diri. Solo run brilian Ahmad Sulaiman di menit 82 membuat skor menjauh 1-3.
PORS Seririt sempat membalas lewat Marwan pada menit 87. Namun harapan itu sirna setelah handball di kotak terlarang berbuah penalti di menit akhir pertandingan.
Sulaiman kembali mencatatkan namanya sebagai pencetak gol. Skor 2-4 bertahan hingga wasit Komang Suardana mengakhiri pertandingan.
“Masih ada yang harus diperbaiki. Pergerakan bola pemain masih 70 persen. Harus dibenahi ke depannya, karena pasti banyak tim lebih tangguh. Tetap bersyukur diberikan kemenangan dan tiga poin,” ujar Pelatih Persega Gerokgak, Ahmad Khusairi alias Glen.
Dengan hasil pertandingan hari ini, Gondol FC memimpin klasemen sementara Grup D, disusul Persega Gerokgak. PORS Seririt berada di posisi ketiga, sementara Dream Team FC Seririt harus puas sebagai juru kunci.
Liga Askab PSSI Buleleng berlanjut Rabu (12/11/2025) dengan kompetisi Liga 2. Putra Fajar FC Patas akan menghadapi Tunas Harapan Pengastulan pukul 14.00 WITA, disusul duel PERS Sangsit vs Persada United Sukasada pukul 16.00 WITA. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya