Keputusan ini diambil usai Mahesa Jenar, julukan PSIS, kembali menelan kekalahan di laga pekan ke-11 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.
"Kami putuskan untuk mengganti pelatih kepala coach Ega," kata CEO PSIS, Datu Nova Fatmawati.
Sang CEO juga menyampaikan setelah ini akan ada pelatih baru yang diharapkan mampu membawa PSIS lebih baik dari sebelumnya.
"Kami pasti punya harapan baru dan kami akan segera menunjuk pelatih kepala baru juga dalam waktu dekat," lanjutnya.
Datu Nova Fatmawati adalah CEO baru PSIS usai pergantian dari manajemen lama.
Sebelumnya CEO PSIS adalah Yoyok Sukawi yang sudah melepas 74,2 persen saham PT Mahesa Jenar Semarang selaku operator PSIS.
Datu Nova Fatmawati, menegaskan target penting setelah kedatangannya adalah menyelamatkan PSIS dari ancaman degradasi ke Liga 3.
Dia menyebut langkah penting yang akan dilakukan adalah perombakan besar-besaran, khususnya di materi pemain.
Sebagai informasi, pada laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (18/11/2025) malam, PSIS kalah dari Persipura Jayapura dengan skor telak 0-4.
"Setelah kita evaluasi secara menyeluruh," kata Datu Nova Fatmawati.
Saat ini, PSIS masih terbenam di dasar klasemen alias masih betah di zona merah degradasi.
PSIS masih belum juga mampu bangkit untuk mencatat kemenangan.Bahkan, tim ini sudah mencatat sembilan kekalahan dari 11 laga.
Dari 11 laga yang sudah dijalani, PSIS hanya mampu mencatat dua poin saja. Mahesa Jenar juga hanya mampu mencatat empat kali memasukkan dan 29 kali kebobolan.
Laga berikutnya, PSIS akan terbang ke Balikpapan untuk dijamu Persiba di laga pekan ke-12 di Stadion Batakan, Balikpapan pada Minggu (23/11/2025) mendatang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.