RadarBuleleng.id - Kompetisi pada lini sepeda motor listrik semakin ketat. Pabrikan-pabrikan lama, kini mulai ikut melirik peluang berkompetisi pada ceruk sepeda motor listrik.
Agar dapat menguasai pasar tersebut, Honda menawarkan layanan purna jual yang jadi aspek keunggulan pabrikan lama.
Marketing Communication & Development Division Head PT Mitra Pinasthika Mulia Honda Jatim, Suhari mengatakan, Honda memutuskan terjun pada pasar sepeda motor listrik.
Alasannya bisnis sepeda motor listrik merupakan komitmen Honda dalam meningkatkan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
''Memang pasar ini masih baru. Karena itu, kami terus memperkenalkan gaya hidup ini kepada masyarakat,'' ungkapnya.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Populasi Mobil Listrik 2 Juta Unit, Sepeda Motor 13 Juta Unit
Suhari menyadari saat ini pangsa pasar sepeda motor listrik dikuasai oleh pemain anyar yang notabene pabrikan asal Tiongkok.
Meski begitu, dia yakin Honda akan menjadi pemain utama bisnis sepeda motor listrik di tanah air.
Alasannya, Honda sudah punya citra dan fanatisme tersendiri di masyarakat. Apalagi yang terkait dengan layanan purna jual.
Suhari menyebut Honda memiliki infrastruktur yang matang untuk layanan purna jual, seperti service dan spareparts.
''Kami tidak main-main saat terjun ke lini bisnis kendaraan listrik. Kami latih setiap karyawan sales dan aftersales kami supaya mengerti soal produk ini,'' jelasnya.
Sebagai ilustrasi saja, khusus di Provinsi Jawa Timur ada 215 gerai layanan sepeda motor listrik.
Honda juga telah melatih montir-montir mereka, sehingga kompeten dalam melayani perbaikan sepeda motor listrik.
Selain itu, pihaknya juga mengerahkan emergency road assistance yang siap melayani pengguna sepeda motor listrik yang mengalami kendala di jalan.
''Kalau ada masalah baterai dan mesin listrik, armada kami siap membantu kapan saja,'' jelasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya