Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Anti Mainstream! Mahasiswa Undiksha Bawa Instalasi Seni dari Sampah ke Setra Panji. Gugah Kebersihan Lewat Seni

Eka Prasetya • Jumat, 27 Desember 2024 | 20:19 WIB

 

ARTIVISME: Aksi bersih sampah di Setra Desa Adat Panji yang dilakukan mahasiswa Undiksha. Mereka juga menghadirkan karya instalasi berbahan dasar sampah plastik.
ARTIVISME: Aksi bersih sampah di Setra Desa Adat Panji yang dilakukan mahasiswa Undiksha. Mereka juga menghadirkan karya instalasi berbahan dasar sampah plastik.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ada hal tak lazim yang dilakukan oleh para mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Khususnya mahasiswa dari Prodi Pendidikan Seni Rupa.

Mereka memboyong instalasi seni yang berbahan dasar dari sampah plastik ke Setra Desa Adat Panji, Buleleng, yang terletak di Jalan Ki Barak Panji pada Jumat (27/12/2024) pagi.

Tercatat ada 10 buah instalasi seni yang dihadirkan. Instalasi itu ada yang menyerupai manekin, ada juga yang menyerupai gaun.

Setelah memamerkan karya-karya tersebut,  para mahasiswa melakukan aksi pembersihan sampah plastik di areal setra.

Total sampah yang berhasil dibersihkan mencapai 5 plastik trash bag ukuran besar. Aksi bersih sampah itu juga melibatkan sejumlah warga.

Dosen Prodi Seni Rupa Undiksha, Wayan Sudiarta mengatakan, kegiatan tersebut diberti tajuk ARTIVISME.

Tujuannya mengenalkan kepada mahasiswa bahwa seni rupa bukan hanya soal seni. Tapi ada nilai-nilai kritis bahkan nilai aktivis yang perlu ditanamkan.

Dengan memahami nilai kritis dan nilai aktivis, maka mahasiswa bisa menghasilkan karya seni yang mengandung nilai kritis.

“Pada kesempatan ini kami ajak mahasiswa ke aktivitas lingkungan. Sekaligus menunjukkan bahwa sampah yang dipandang sebelah mata, juga bisa menjadi karya seni,” ujarnya.

Sementara itu, Perbekel Panji, Made Mangku Ariawan menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan berwawasan lingkungan patut didukung.

Ia mengakui salah satu tantangan terbesar dalam menjaga lingkungan adalah melakukan daur ulang sampah.

“Saya kira instalasi seni ini bisa menjadi salah satu alternatif daur ulang sampah. Bahwa sampah bukan benda tidak bernilai. Tapi jika dikelola, bisa menjadi karya seni yang bernilai,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#mahasiswa #undiksha #seni #buleleng