SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Desa Tukadmungga, Kabupaten Buleleng, Bali, tahun ini kembali menyalurkan beasiswa pendidikan bagi keluarga miskin di desanya.
Tahun ini, desa tersebut menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 12 orang calon mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin.
Dana beasiswa itu bersumber dari dana desa, sokongan dana dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hingga CSR dari pihak ketiga. Total beasiswa yang dikucurkan mencapai Rp 35,2 juta per tahun.
Adapun belasan pemuda yang mendapat beasiswa itu akan menempuh pendidikan tinggi di berbagai kampus.
Sebanyak 7 orang diantaranya akan menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), seorang akan kuliah di STIE Satya Dharma Singaraja, dan 4 orang melanjutkan pendidikan di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja.
Mereka akan menempuh pendidikan pada sejumlah program studi. Diantaranya S1 Kimia, S1 Akuntansi, D4 Pengelolaan Perhotelan, S1 Ilmu Hukum, S1 Pendidikan Ekonomi, S1 Manajemen, S1 PGSD, dan S1 Manajemen Ekonomi.
Perbekel atau Kepala Desa Tukadmungga, Kadek Surya Darmawan mengatakan, dari tahun ke tahun desanya memang memberikan perhatian besar dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Ia meyakini SDM yang unggul akan bisa membangun sumber daya yang ada di desa. Termasuk menuntaskan program-program pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, program pemberian beasiswa sarjana itu sudah berjalan cukup lama. Saat ini sudah ada tiga orang yang berhasil lulus.
“Sekarang satu orang sudah jadi karyawan bank dan dua orang kerja di hotel. Kami meyakini dengan mereka mendapatkan pendidikan yang layak, maka mereka bisa mengakses pekerjaan yang layak. Sehingga bisa mengentaskan kemiskinan di desa,” katanya.
Surya mengklaim pembangunan di desa tidak bisa hanya dibebankan pada infrastruktur dan peningkatan ekonomi. Peningkatan kualitas SDM justru menjadi aspek yang tidak kalah penting.
“Memang peningkatan SDM ini tidak bisa dirasakan dampaknya dalam satu atau dua tahun mendatang. Tapi baru bisa dirasakan bertahun-tahun nanti,” ujarnya.
Lebih lanjut Surya mengatakan, beasiswa pendidikan di desa bukan hanya diberikan kepada para calon mahasiswa.
Beasiswa juga diberikan kepada siswa dari Desa Tukadmungga yang melanjutkan pendidikan ke SMP Dharmakerti maupun SMA Kertha Wisata.
Asal tahu saja, selain 12 orang calon mahasiswa tadi, Desa Tukadmungga juga tengah memberikan beasiswa kepada 23 orang mahasiswa yang masih aktif menempuh pendidikan di universitas.
Pihak desa juga mengalokasikan dana yang cukup besar untuk sektor pendidikan. Yakni sebesar Rp 156,36 juta, yang mana Rp 81 juta diantaranya dialokasikan untuk program beasiswa. Sisanya dialokasikan untuk PAUD desa maupun pendidikan non formal. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya